Forum Komunikasi Jejaring Kemitraan Pembinaan Kesehatan Anak Usia Sekolah

24-05-2013 Kupang Dilihat 2999 kali

Kebijakan pembinaan dan pengembangan UKS di Provinsi NTT akan terus dilakukan untuk memastikan jajanan anak-anak sekolah dasar terjamin mutu dan keamanan. Pada Rabu, 22 Mei 2013, bertempat di Aula Kolbano, Hotel Swiss Belinn Kristal Kupang, Kepala Bidang Pelayanan Medik Dinas Kesehatan Provinsi NTT membuat pertemuan forum komunikasi untuk membahas kebijakan program UKS dan lomba jambore UKS. Balai POM di Kupang dipercayakan untuk membawa materi tentang Keamanan Jajanan Anak Sekolah (PJAS).

Audiens 50 orang dari Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Kementerian Agama Provinsi NTT, Biro Kesra, Biro Pemberdayaan Perempuan, Politeknik kesehatan Kupang, RSB, UPTD Latnakeskes, UPTD Ovabelkes, UPTD Labkes, Dinas Kesehatan Kota, Fakultas Kesehatan Undana Kupang, Fakultas Kesehatan Masyarakat Undana, PKK Prov NTT, UNICEF, Puskesmas Alak dan Kota Kupang, SD Don Bosco 2 Kupang, SMP Lanud El Tari Kupang.

Kepala Balai POM di Kupang (Ruth Diana Laiskodat) menyampaikan data hasil pengujian Pangan Jajanan Anak Sekolah tahun 2008 sampai 2013 untuk wilayah NTT. Untuk tahun 2013 masih terdapat 7 sampel PJAS dari 210 sampel tidak memenuhi syarat kimia, 66 sampel PJAS Tidak memenuhi ketentuan mikrobiologi sehingga perlu kerja sama yang baik untuk memperbaiki mutu PJAS di NTT karena PJAS yang dijual harus aman, bermutu, dan bergizi.

Perlu ada perubahan perilaku masyarakat agar bisa peduli PJAS yang baik sehingga tidak berisiko terhadap kesehatan anak. Saat sesi diskusi, ada beberapa saran dan pertanyaan dari peserta untuk bersama-sama melakukan perbaikan dan kreasi dalam rangka mengadvokasi masyarakat dapat menunjang program UKS dan KIE PJAS.

Balai POM di Kupang


Sarana