Sulamu – Komitmen meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan dan gizi keluarga kembali ditegaskan Balai Besar POM di Kupang (BBPOM Kupang) melalui kegiatan sosialisasi yang digelar pada Minggu (30/11/2025). Bertempat di Gedung Kebaktian Gereja Ebenhaezer Taupkole Sulamu, Kabupaten Kupang, kegiatan ini diikuti 40 peserta yang terdiri dari pendeta dan majelis jemaat.
Sosialisasi dibuka oleh Pdt. Tamariska K. M. Ndaparoka, yang sekaligus memfasilitasi jalannya kegiatan. Hadir sebagai narasumber, Frama El Lefiyana Pollo, PFM Ahli Madya BBPOM Kupang, yang memaparkan materi seputar Pengenalan Pangan Aman, Cara Menyiapkan dan Menyimpan Pangan Aman, Mengenal Nomor Izin Edar Produk Pangan, CEK KLIK, pemanfaatan aplikasi BPOM Mobile, hingga pedoman gizi seimbang melalui Isi Piringku dan Informasi Nilai Gizi.
Materi ini dirancang untuk memperkuat pemahaman jemaat mengenai pentingnya memilih, mengolah, dan mengonsumsi pangan yang aman serta bergizi, sekaligus mendorong penerapan pola hidup sehat dalam rumah tangga.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari pendampingan petugas BBPOM Kupang kepada tokoh agama yang sebelumnya telah mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) KIE Toga Sopan pada Mei 2025. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi bentuk keberlanjutan inovasi TOGA SOPAN – Tokoh Agama Sadar Obat dan Pangan Aman, yang bertujuan memperkuat peran tokoh agama sebagai agen edukasi obat dan pangan aman di tengah jemaat.
Melalui sosialisasi lanjutan ini, tokoh agama kembali meneruskan edukasi kepada jemaatnya dengan didampingi langsung oleh narasumber BBPOM Kupang sebagai bentuk penguatan kapasitas.
Partisipasi aktif jemaat Gereja Ebenhaezer Taupkole menunjukkan langkah nyata dalam mendorong masyarakat lebih kritis dan bijak terhadap pangan yang dikonsumsi. Sementara itu, BBPOM Kupang menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan komunitas serta lembaga keagamaan demi mewujudkan lingkungan yang sehat, cerdas, dan terlindungi dari pangan yang tidak aman.
Balai Besar POM di Kupang