Aksi Nasional PJAS di Kabupaten Timor Tengah Utara

04-03-2014 Kupang Dilihat 3734 kali

Dalam rangka melanjutkan program Aksi Nasional Pangan Jajanan Anak Sekolah (AN PJAS) di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Balai POM di Kupang melakukan Pengawalan AN-PJAS kepada semua sekolah yang telah mendapat intervensi pada tahun 2011-2013. Program pengawalan AN PJAS dilakukan di Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, pada Jumat 28 Februari 2014 dengan sasaran 5 SD yang sudah mendapat intervensi B pada tahun 2011-2012. Sekolah yang dikawal adalah SDK Leob,SD Negeri Kenari, SD GMIT Kefamenanu 4, SD GMIT Kefamenanu 2, SDK Kefamenanu 1, dan SDK Kefamenanu 3.

 

Petugas dari Balai POM di Kupang (Yoseph Nahak, Rosa Endang Setiyaati, Pesta SP Sibarani, dan Julianto Saputro) melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah tersebut. Pihak sekolah merasa sangat senang dan berterima kasih atas kunjungan tim Balai POM di Kupang dan akan melakukan tindak lanjut terhadap informasi yang disampaikan dengan membentuk Tim Keamanan Pangan Sekolah dan tetap konsisten menjalankan program keamanan pangan di sekolah masing-masing.

 

Pada hari kedua, 1 Maret 2014, dilakukan penyuluhan Lima Kunci Keamanan Pangan di SD Negeri Sasi, dilanjutkan pemutaran film kartun Pompi “Akibat Salah Makan” dan demo rapid test kit. Petugas juga melakukan sampling terhadap pangan jajanan yang dijual di sekitar sekolah sebanyak 22  sampel, antara lain salome, es, gorengan, mie, jagung goreng, keripik, permen, roti, kue, nasi, dan snack. Sampel diuji terhadap empat bahan berbahaya: boraks, formalin, rhodamin B, dan methanil yellow dengan rapid test kit. Hasil pengujian menunjukkan, sampel tidak mengandung empat bahan berbahaya tersebut.

 

Selanjutnya, petugas mengunjungi sekolah yang mendapat intervensi C, yaitu SDK Yaperna Peboko, SDN Neonbat, SDK Oemanu, SDN Maol, dan SDK Marsudirini. Kepada pihak sekolah, diberikan bahan promosi keamanan pangan berupa leaflet/brosur, poster, jam dinding, goodybag, gelas, ballpoint, dan blocknote. Pihak sekolah sangat antusias menerima bahan promosi tersebut dan akan digunakan sebagai bahan edukasi keamanan pangan untuk semua komunitas sekolah (siswa, guru, penjaja, pengelola kantin, dan orangtua) dan berharap mobil laboratorium keliling dapat mengunjungi sekolah pada kesempatan berikutnya.

 

Harapannya, semoga program AN PJAS dapat dirasakan merata di seluruh pelosok Nusa Tenggara Timur dan anak-anak tumbuh menjadi generasi emas yang sehat dan berkualitas.

 

Balai POM di Kupang

Sarana