Anak Berkebutuhan Khusus Juga Berhak Sehat: BBPOM Kupang dan DP3AP2KB NTT Hadirkan Edukasi Pangan Aman di SLB Negeri Kota Radja

05-08-2025 Kupang Dilihat 177 kali

Kupang – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Kupang bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar kampanye edukatif bertema "Jajanan Sehat Anak Sekolah" pada Jumat (25/07/2025). Kegiatan ini berlangsung di Aula Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kota Radja, Kota Kupang, dengan pendekatan yang ramah dan interaktif, menyasar para siswa berkebutuhan khusus.

Kampanye ini bertujuan untuk membekali para siswa dengan pengetahuan dalam memilih jajanan yang aman dan sehat, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat sejak dini. Melalui edukasi ini, diharapkan setiap siswa dapat berkembang secara optimal sesuai potensi unik yang dimiliki, menuju masa depan yang lebih cerah.

Kegiatan ini diikuti oleh kepala sekolah, sejumlah guru, 40 siswa-siswi (tunanetra, tunarungu, tunadaksa, tunagrahita, autis), serta beberapa orang tua murid. Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan, dengan perhatian penuh yang diberikan terhadap setiap materi yang disampaikan.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala SLB Negeri Kota Radja, Ediardus Wahon, S.Pd., MM, yang menyampaikan apresiasi kepada DP3AP2KB Provinsi NTT dan BBPOM Kupang atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai mitra dalam kampanye edukatif ini.

“Terima kasih atas kehadiran dan kebersamaan dalam kampanye Jajanan Sehat Anak Sekolah ini. Semoga kegiatan ini memberikan dampak positif, khususnya bagi perkembangan dan kemajuan peserta didik kami,” ujar Edi.

Edi juga menegaskan bahwa “Anak berkebutuhan khusus bukanlah ciptaan Tuhan yang gagal. Mereka tidak butuh dikasihani, tetapi butuh perhatian dan kesempatan yang sama untuk belajar, berprestasi, dan berkontribusi membangun negeri ini.”

Kegiatan edukasi menghadirkan dua narasumber: Rosa Endang Setiyaati, Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda dari BBPOM Kupang, yang menyampaikan materi mengenai keamanan pangan, serta Yanti L.B. Salatta, Analis Kebijakan Ahli Muda dari DP3AP2KB Provinsi NTT, yang menyampaikan materi seputar pentingnya akta kelahiran, kartu identitas anak, dan pencegahan bullying di sekolah.

Rosa mengedukasi siswa dengan dua topik utama: pertama, Pengenalan Bahaya Keamanan Pangan yang disertai pemutaran video animasi berjudul “Akibat Salah Makan”; kedua, edukasi tentang tips menjadi konsumen cerdas dengan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa).

“Pastikan kemasan dalam kondisi baik, label dibaca dengan seksama, izin edar dicek—baik BPOM RI MD untuk produk dalam negeri, BPOM RI ML untuk produk luar negeri, maupun P-IRT untuk produk lokal. Jangan lupa, perhatikan tanggal kedaluwarsa agar produk aman dikonsumsi,” tegas Rosa.

Antusiasme peserta memuncak pada sesi tanya jawab seputar topik “jajanan sehat”, terutama saat membahas video animasi, jenis-jenis cemaran pangan, dan Cek KLIK. Tepuk tangan meriah mengisi ruangan saat siswa-siswi aktif menjawab pertanyaan dengan benar. Sebagai bentuk apresiasi, narasumber memberikan hadiah kepada siswa yang berpartisipasi aktif.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas, terutama bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang memiliki potensi luar biasa untuk berkembang.

BBPOM di Kupang

Sarana