Kupang – (30/6/2025), Aula Nembrala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Kupang dipenuhi semangat belajar dan keceriaan dari 73 peserta kunjungan edukatif yang berasal dari Gereja Ebenhaezer Tarus Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Peserta terdiri atas Anak-anak Sekolah Minggu yang didampingi para guru mereka, datang dengan penuh antusias untuk mendapatkan pengalaman baru di luar kelas.
Kunjungan ini menjadi momen istimewa bagi anak-anak karena mereka tidak hanya sekadar melakukan wisata edukatif, tetapi juga mendapatkan pemahaman langsung tentang peran penting BBPOM dalam menjaga keamanan dan mutu pangan yang beredar di masyarakat. Salah satu kegiatan menarik yang mereka ikuti adalah Tour de BPOM, yaitu kunjungan keliling ke sejumlah area penting seperti laboratorium, ruang kerja petugas pengawas, dan ruang pelayanan publik BBPOM Kupang.
Mewakili Kepala Balai Besar POM di Kupang, PFM Ahli Madya Frama El Lefiyana Pollo menyambut hangat rombongan dan menyampaikan apresiasi atas semangat para guru dan anak-anak untuk belajar keamanan pangan sejak usia dini. Dalam sambutannya, Frama juga menekankan pentingnya edukasi tentang keamanan pangan sebagai bekal kehidupan sehari-hari, terutama bagi anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.
”Jangan lupa Cek KLIK, yaitu Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa”, ajak Frama. Hal ini diutarakan Frama saat menyampaikan materi Anak-anak diajak membiasakan diri memeriksa informasi pada kemasan sebelum membeli atau mengonsumsi makanan. Suasana belajar berlangsung seru dan menyenangkan. Anak-anak tampak aktif menyampaikan kesan mereka saat melakukan Tour de BPOM.
Informasi yang diterima anak-anak selama kegiatan diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga dan teman-teman mereka, sehingga pesan tentang pentingnya pangan yang aman bisa tersebar lebih luas. Anak-anak juga berperan sebagai duta kecil keamanan pangan di lingkungan tempat tinggal mereka.
Melalui kegiatan seperti ini, BBPOM Kupang menunjukkan komitmennya dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keamanan pangan, dengan pendekatan edukatif yang inklusif dan menyenangkan. Edukasi sejak dini seperti ini diyakini mampu membentuk generasi masa depan yang lebih peduli, kritis, dan cerdas dalam memilih produk yang aman untuk dikonsumsi.
BBPOM di Kupang