Balai POM Di Kupang Mengedukasi Masyarakat Tentang Obat Dan Makanan Di Kota Perbatasan

27-03-2024 Kupang Dilihat 1299 kali

Atambua - Bertempat di Aula SMAK Suria (23/03/2024), bersama tokoh masyarakat wakil ketua komisi IX DPR RI kembali Balai POM di Kupang dan Loka POM di Kabupaten Belu mengadakan  kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) tentang obat dan makanan bagi masyarakat. Kegiatan KIE yang dilakukan di akhir pekan  di pusat ibu kota Kabupaten Belu ini dengan antusias diikuti 250 orang peserta dengan berbagai latar belakang. Ada peserta dari kalangan pelaku usaha, ibu rumah tangga, mahasiswa dan kelompok masyarakat lainnya.

 

Dalam arahan pembukanya Kepala Balai POM di Kupang, Yoseph Nahak Klau menyampaikan “Badan POM membutuhkan peran serta masyarakat dalam pengawasan obat dan makanan sehingga KIE untuk mencerdaskan masyarakat seperti yang dilakukan hari ini bersama tokoh masyarakat akan terus dilakukan dan akan menjangkau seluruh lapisan masyarakat sampai ke pelosok negeri”.

 

Merujuk pada agenda setting penyampaian informasi pada masyarakat dalam bulan Maret, dalam KIE kali ini disampaikan materi utama tentang Keamanan Pangan dan materi tambahan tentang Cerdas Memilih Kosmetika, Obat Bahan Alam, dan Suplemen Kesehatan.

 

Narasumber materi Keamanan Pangan adalah Yoseph Nahak Klau. ”Keamanan pangan berhubungan langsung dengan kesehatan dan keselamatan jiwa manusia karena makanan selain dibutuhkan untuk mempertahankan hidup juga bisa menjadi sumber penyakit ( food borne disseases). Oleh karena itu dalam menyiapkan dan mengkonsumsi makanan pastikan bahwa bebas dari bahaya kimia, cemaran mikroba dan bahaya fisik. Cara memastikan keamanan pangan olahan terkemas adalah dengan melakukan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluarsa)”, urai Yoseph.

 

Nrasumber materi  Cerdas Memilih Kosmetika, Obat Bahan Alam, dan Suplemen Kesehatan adalah Kepala Loka POM di Kabupaten Belu, Ferdian Dwi Armanto. ”Masyarakat harus cerdas dalam mengkonsumsi atau menggunakan kosmetika, obat bahan alam karena masih ditemukan beredar kosmetika, obat bahan alam dan suplemen kesehatan mengandung bahan kimia berbahaya dan tanpa izin edar dengan cara melakukan Cek KLIK baik pembelian dilakukan secara langsung maupun secara online”, himbau Ferdian.

 

Turut hadir narasumber eksternal wakil ketua komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Lakalena. “Badan POM keberadaannya sangat penting bagi masyarakat. Kalau Badan POM tidak bekerja maka kesehatan dan keselamatan masyarakat menjadi taruhannya dan saya mengapresiasi kinerja Badan POM sejauh ini dalam melindungi masyarakat dari obat dan makanan yang tidak memenuhi persyaratan. Bapak ibu semua agar bisa menjadi mitra Badan POM dalam pengawasan obat dan makanan”, tegas Melkiades saat memaparkan materi.

 

Badan POM hadir untuk memastikan obat dan makanan yang dikonsumsi masyarakat aman, bermutu dan berkhasiat.

 

Balai POM di Kupang

Sarana