Kupang - Rabu (09/04/2025), dalam rangka pelaksanaan Program Nasional Keamanan Pangan Tahun 2025, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Kupang menggelar rapat perencanaan bersama lintas sektor di Kabupaten Kupang, bertempat di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang.
Plt Kepala BBPOM di Kupang, Yoseph Nahak Klau, dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat ini bertujuan untuk menyosialisasikan 3 program utama, yaitu Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, dan SAPA Sekolah.
"Salah satu output yang ingin dicapai dalam pertemuan ini adalah tersosialisasinya program-program tersebut dan ditetapkannya 4 desa, 10 sekolah dan 1 pasar yang akan diintervensi tahun ini," ujar Yoseph.
Dalam rapat tersebut, juga dipaparkan kriteria pemilihan desa, pasar, dan sekolah yang akan menjadi sasaran program. Dari hasil diskusi, muncul beberapa usulan nama desa yang akan diintervensi, termasuk desa-desa dengan status stunting tinggi. Desa-desa ini nantinya akan ditetapkan menjadi lokasi intervensi Program Nasional Keamanan Pangan tahun 2025.
Lebih lanjut, pertemuan ini juga mengidentifikasi potensi integrasi kegiatan lintas sektor dengan program Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, dan SAPA Sekolah, sebagai langkah kolaboratif untuk memperkuat pembangunan keamanan pangan di tingkat masyarakat.
BBPOM di Kupang berharap melalui sinergi dan kolaborasi ini, pelaksanaan Program Nasional Keamanan Pangan tahun 2025 di Kabupaten Kupang dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Kupang.
Balai Besar POM di Kupang