BBPOM di Kupang dan Perwakilan Bank Indonesia sinergi perkuat ekosistem ekonomi di NTT

26-03-2025 Kupang Dilihat 290 kali

Kupang – Senin (24/03/2025), Plt. Kepala Balai Besar POM di Kupang, Yoseph Nahak Klau, bersama tim Sertifikasi, Esther Radja Huki dan Yovita Kewa, melakukan audiensi dengan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Nusa Tenggara Timur, Agust Sistyo Widjajti. Audiensi ini juga dihadiri oleh pelaku usaha garam konsumsi beriodium dari PT Garam Terang Indonesia (GTI) dan Cahaya Terang Indonesia (CTI), Stanley Jayapranata.

Dalam pertemuan ini, Kepala Perwakilan BI NTT menyampaikan pentingnya membangun ekosistem yang kuat antara produsen, pemasaran produk, dan pemberdayaan masyarakat. Diskusi berlangsung konstruktif dengan paparan dari Plt. Kepala BBPOM di Kupang mengenai tata cara sertifikasi sarana dan registrasi produk, khususnya untuk garam konsumsi beriodium. Produk ini termasuk dalam kategori risiko menengah tinggi sehingga wajib memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).

Selain itu, pertemuan ini juga menyoroti pentingnya penguatan dan pendampingan UMKM untuk mendukung program Gubernur NTT, “One Village One Product.” Agus Sistyo Widjajti berharap agar proses sertifikasi dapat lebih fleksibel dan didukung dengan pendampingan yang intensif. Langkah ini dinilai sebagai bentuk keberpihakan terhadap UMKM, yang secara tidak langsung mendukung pemerintah dalam percepatan penurunan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, serta penguatan sektor sandang pangan sebagai pilar ekonomi keluarga.

Agus Sistyo Widjajti juga memberikan apresiasi terhadap BBPOM di Kupang atas konsistensinya dalam mendampingi UMKM di Nusa Tenggara Timur. Upaya ini telah membantu UMKM binaan BI untuk naik kelas, dari produk pangan skala rumah tangga (P-IRT) menjadi produk pangan “MD” (Makanan Dalam Negeri).

BBPOM di Kupang terus berkomitmen untuk mendukung pembangunan ekosistem ekonomi di NTT melalui pendampingan UMKM dan penguatan standar keamanan produk pangan. Dengan sinergi yang solid antara berbagai pihak, diharapkan UMKM di NTT dapat semakin berkembang dan berdaya saing tinggi

Balai Besar POM di Kupang

Sarana