Kupang (28/06/2026) — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Kupang kembali melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) terkait keamanan pangan bagi peserta katekisasi di GMIT Pniel Oebobo. Kegiatan ini diikuti oleh 106 peserta yang terdiri atas remaja katekisasi, pendeta, dan para pengajar.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Majelis Jemaat GMIT Pniel Oebobo, Pdt. Tyas Messakh. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya membekali generasi muda dengan pengetahuan mengenai keamanan pangan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup.
Pelaksanaan KIE ini merupakan bagian dari Program TOGA SOPAN (Tokoh Agama Sadar Obat dan Pangan Aman), sebuah inisiatif yang mendorong keterlibatan tokoh agama sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi dan edukasi terkait keamanan obat dan pangan kepada masyarakat.
Selain materi yang disampaikan oleh Tim BBPOM di Kupang, kegiatan ini juga menghadirkan Pdt. Maria Litelnoni, salah satu tokoh agama yang telah menjadi kader BBPOM di Kupang. Dalam penyampaiannya, Pdt. Maria menegaskan bahwa menjaga kesehatan melalui konsumsi pangan yang aman dan bergizi merupakan bentuk tanggung jawab manusia dalam memelihara tubuh sebagai anugerah Tuhan.
Berbagai isu keamanan pangan terkini dibahas secara komprehensif oleh Frama Pollo. Peserta diingatkan untuk lebih waspada terhadap pangan yang mengandung bahan berbahaya, produk kedaluwarsa, serta pangan yang tidak memiliki izin edar.
Selanjutnya, Etni Banunu memaparkan pentingnya penerapan gizi seimbang sebagai langkah pencegahan penyakit tidak menular. Materi tersebut menekankan bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan sehat sejak usia remaja merupakan investasi penting untuk mewujudkan generasi yang sehat dan produktif.
Pada sesi praktik, peserta diajak membiasakan diri melakukan Cek KLIK, yaitu memeriksa Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan. Peserta juga memperoleh pendampingan dalam penggunaan aplikasi BPOM Mobile untuk memverifikasi legalitas produk secara mandiri dan memperoleh informasi resmi mengenai obat dan makanan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para remaja semakin memahami pentingnya memilih pangan yang aman, bermutu, dan bergizi, sehingga dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, aktif, produktif, serta terhindar dari berbagai penyakit tidak menular. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara BBPOM di Kupang dan lembaga keagamaan dalam membangun masyarakat yang semakin sadar, peduli, dan mandiri terhadap keamanan obat dan makanan.
Balai Besar POM di Kupang