BBPOM di Kupang Gelar Bimtek Komunitas di Desa Penfui Timur

15-06-2025 Kupang Dilihat 245 kali

Oelamasi (15/6/2025) – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat terhadap pentingnya keamanan pangan, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Kupang menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunitas Desa di Aula Kantor Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang, pada Kamis (13/6/2025).

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara BBPOM di Kupang dengan Tim Keamanan Pangan dan Kader Keamanan Pangan Desa Penfui Timur. Sebanyak 20 peserta dari berbagai elemen masyarakat mengikuti bimtek, termasuk komunitas sekolah, ibu rumah tangga (termasuk ibu hamil dan ibu dengan balita stunting), remaja, pelaku usaha pangan rumah tangga (IRTP), serta pemilik warung dan kios.

Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemandirian serta pemahaman masyarakat desa terhadap pentingnya pangan yang aman dan bermutu.

Perwakilan BBPOM di Kupang, Etni Banunu, dalam sambutannya menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat. “Keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Dengan terbentuknya komunitas desa ini, kami berharap masyarakat semakin peduli dan aktif menjaga pangan yang aman. Kami juga telah melatih kader keamanan pangan desa yang akan bekerja sama dengan komunitas untuk meningkatkan pengawasan pangan di desa,” ujarnya.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Kepala Desa Penfui Timur, Zem Tafoki. “Terima kasih kepada BBPOM Kupang yang telah hadir dan melaksanakan bimtek ini. Kita bersyukur Desa Penfui Timur terpilih menjadi Desa Pangan Aman. Mari kita ikuti kegiatan ini hingga selesai dan teruskan ilmu yang didapat kepada komunitas lainnya. Pemerintah desa siap mendukung program ini sampai tuntas,” tegasnya.

Hal senada disampaikan oleh sanitarian Puskesmas Tarus, Nuraini Maulana, yang mengingatkan pentingnya menjaga higienitas pangan siap saji. “Kami selalu memantau proses pengolahan pangan, cara penyajian, hingga kelengkapan fasilitas seperti tempat cuci tangan, lemari pendingin, dan pengelolaan sampah. Pastikan pangan disimpan sesuai suhu penyimpanan agar tetap layak konsumsi,” jelasnya.

Sebagai bagian dari kegiatan, para peserta juga diminta mengisi kuesioner pre-intervensi untuk mengukur tingkat pengetahuan awal mereka mengenai keamanan pangan.

Melalui pembentukan komunitas ini, Desa Penfui Timur diharapkan dapat menjadi desa percontohan dalam penguatan sistem pengawasan pangan berbasis masyarakat di wilayah Kabupaten Kupang.

 

Balai Besar POM di Kupang

Sarana