BBPOM di Kupang Hadir di Car Free Day, Perkuat Pengawasan dan Edukasi Keamanan Obat dan Makanan

21-09-2026 Kupang Dilihat 29 kali

Kupang- Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Kupang turut berpartisipasi dalam kegiatan Car Free Day (CFD)  pada Sabtu (12/09/2026), mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WITA. Kegiatan yang berlangsung di seputan Jl. Eltari ini menjadi salah satu upaya BBPOM di Kupang untuk mendekatkan pengawasan obat dan makanan kepada masyarakat. Kehadiran BBPOM di Kupang diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari pengambilan dan pengujian sampel makanan, hingga pemberikan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, petugas BBPOM di Kupang melakukan sampling terhadap makanan yang beredar di area Car Free Day. Sebanyak sepuluh sampel makanan dikumpulkan untuk kemudian dilakukan pengujian guna memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi oleh masyarakat. 
Selain melaksanakan pengawasan melalui sampling dan pengujian sampel makanan, BBPOM di Kupang juga memberikan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kepada dua belas masyarakat yang hadir dalam Car Free Day. Materi edukasi yang disampaikan meliputi pentingnya memilih pangan yang aman dan bermutu, penerapan Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar dan Kadaluwarsa) sebelum membeli produk, serta pengenalan aplikasi BPOM Mobile yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh informasi terkait produk obat dan makanan yang beredar. 
Melalui kegiatan KIE, masyarakat diajak untuk lebih cermat dalam memilih produk obat dan makanan. Pengenalan Cek KLIK dan BPOM Mobile diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memastikan legalitas, keamanan dan informasi produk sebelum dikonsumsi atau digunakan. Interaksi langsung ini juga menjadi sarana bagi BBPOM di Kupang untuk menyampaikan informasi secara lebih dekat, mudah dipahami dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 
Sejumlah 6(enam) masyarakat menggunakan layanan publik permintaan informasi terkait alur proses sertifikasi sarana dan registrasi produk pangan, kosmetika dan obat bahan alam.
Dengan menggabungkan kegiatan pengawasan dan edukasi, BBPOM di Kupang terus memperkuat perannya dalam melindungi masyarakat dari risiko obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan. Melalui kehadiran secara langsung di tengah masyarakat, BBPOM di Kupang berupaya membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya keamanan obat dan makanan, serta mendorong masyarakat untuk menjadi konsumen yang cerdas, kritis dan bertanggung jawab dalam memilih produk yang dikonsumsi maupun digunakan sehari-hari.
 Kupang – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Kupang turut berpartisipasi dalam kegiatan Car Free Day (CFD) pada Sabtu (12/09/2026), pukul 06.00 hingga 09.00 WITA. Kegiatan yang berlangsung di sekitar Jalan El Tari, Kota Kupang, tersebut menjadi salah satu momentum bagi BBPOM di Kupang untuk mendekatkan pengawasan obat dan makanan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat secara langsung.


Dalam kegiatan tersebut, petugas BBPOM di Kupang melaksanakan pengawasan melalui pengambilan sampel pangan yang beredar di area CFD. Sebanyak 10 sampel pangan dikumpulkan untuk selanjutnya dilakukan pengujian guna memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi oleh masyarakat.


Selain melakukan pengawasan melalui sampling dan pengujian, BBPOM di Kupang juga memberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat yang hadir. Sebanyak 12 masyarakat mendapatkan edukasi mengenai pentingnya memilih pangan yang aman dan bermutu, serta menerapkan Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk.


Petugas juga memperkenalkan BPOM Mobile, aplikasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai produk obat dan makanan yang telah terdaftar. Melalui pemanfaatan BPOM Mobile, masyarakat dapat melakukan pengecekan informasi produk secara lebih mudah sebagai salah satu langkah untuk memastikan legalitas dan keamanan produk sebelum digunakan atau dikonsumsi.


Interaksi langsung melalui kegiatan KIE menjadi sarana bagi BBPOM di Kupang untuk menyampaikan informasi secara lebih dekat, sederhana, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Masyarakat juga didorong untuk lebih cermat, kritis, dan bertanggung jawab dalam memilih produk obat dan makanan yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.


Selain kegiatan pengawasan dan edukasi, layanan publik BBPOM di Kupang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Sebanyak 6 masyarakat memanfaatkan layanan permintaan informasi, khususnya terkait alur proses sertifikasi sarana serta registrasi produk pangan, kosmetika, dan obat bahan alam. Kehadiran layanan ini memberikan kesempatan kepada masyarakat dan pelaku usaha untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai layanan dan ketentuan di bidang obat dan makanan.


Dengan menggabungkan kegiatan pengawasan, pelayanan publik, dan edukasi, BBPOM di Kupang terus memperkuat perannya dalam melindungi masyarakat dari risiko obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan. Kehadiran secara langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat membangun kesadaran bersama serta mendorong masyarakat menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih produk yang aman dan bermutu.

Sarana