Oelamasi – Senin (01/09/2025), Plt. Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Kupang, Yoseph Nahak Klau, melakukan koordinasi ke Dinas Kesehatan serta Sekretariat Daerah Kabupaten Kupang. Kunjungan ini bertujuan mempererat kolaborasi lintas instansi guna memperkuat sistem keamanan pangan di wilayah Kabupaten Kupang.
Dalam pertemuan dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, Yoel M. Laitabun, dibahas penanganan insiden keamanan pangan serta langkah intervensi bersama agar kejadian serupa tidak terulang. Penanganan insiden tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2019 tentang Keamanan Pangan dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2013 tentang Kejadian Luar Biasa (KLB) Keracunan Pangan. Kedua regulasi ini telah mengatur secara jelas tugas dan fungsi masing-masing instansi dalam upaya penanggulangan KLB, meliputi pertolongan kepada korban, penyelidikan epidemiologi, hingga langkah pencegahan.
Pertemuan juga membahas rencana pembentukan Satuan Tugas Makanan Bergizi Gratis (Satgas MBG) sebagai langkah percepatan implementasi program MBG. Yoseph menekankan pentingnya identifikasi dan intervensi perbaikan pengelolaan program sesuai tugas dan fungsi melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, penerima manfaat, dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Selain itu, Yoseph turut menyoroti progres penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman yang saat ini sedang didampingi pengisian tools-nya oleh BBPOM di Kupang. Program ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian daerah dalam menjamin pangan yang aman dan bermutu.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Teldi Sanam, menyampaikan dukungan penuh Pemkab Kupang terhadap pembentukan Satgas MBG, Tim Pengisian Tools Penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman, serta penguatan program keamanan pangan di wilayahnya.
Pada kesempatan tersebut, Yoseph juga melaporkan pendampingan BBPOM di Kupang bagi pelaku usaha lokal dalam menghasilkan produk pangan yang aman, berkualitas, dan berdaya saing di tingkat nasional. Kolaborasi erat antarinstansi diharapkan dapat memperkuat perlindungan konsumen sekaligus memberdayakan masyarakat melalui pangan yang aman dan bergizi.
Balai Besar POM di Kupang