BBPOM Kupang Tingkatkan Kompetensi Intelijen Pengawasan Obat dan Makanan di NTT

21-10-2025 Kupang Dilihat 213 kali

Kupang – Jumat (17/10/2025), Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Kupang (BBPOM Kupang) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pengawasan di bidang obat dan makanan.
Melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Intelijen Bidang Obat dan Makanan, BBPOM Kupang berupaya meningkatkan kompetensi intelijen di lingkungan Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan yang digelar di kantor BBPOM Kupang ini menghadirkan narasumber dari Direktorat Intelijen Obat dan Makanan BPOM dan diikuti oleh 40 peserta, terdiri atas pegawai BBPOM Kupang serta perwakilan dari Balai POM Ende, Loka POM Kabupaten Manggarai Barat, Loka POM Kabupaten Sumba Timur, dan Loka POM Kabupaten Belu.

Dalam sambutannya, Kepala BBPOM Kupang, Sem Lapik menegaskan bahwa kemampuan intelijen merupakan elemen penting dalam mendukung efektivitas pengawasan obat dan makanan. “Melaksanakan fungsi pengawasan obat dan makanan memerlukan kemampuan intelijen untuk mendeteksi secara dini potensi pelanggaran dan ancaman terhadap keamanan produk yang beredar di masyarakat. Saya berharap peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius, agar mampu melaksanakan fungsi intelijen dengan baik serta menggunakan alat khusus intelijen secara tepat,” ujar Sem Lapik.

Kegiatan ini menghadirkan 3 narasumber utama, yaitu:

  • Rizkal, Direktur Intelijen Obat dan Makanan BPOM, dengan materi “Strategi Berbasis Informasi dan Kolaborasi Intelijen dan Pengawasan dalam Mengungkap Kejahatan Obat dan Makanan”;
  • Arif Kurnia Rahman, PFM Ahli Muda dari Direktorat Intelijen Obat dan Makanan BPOM, dengan materi “Penggunaan Alat Khusus Intelijen”;
  • AKP Jerry B. Manafe, Kasie Korwas PPNS Polda NTT, yang berbagi pengalaman lapangan dalam “Pengungkapan Kasus Melalui Pendekatan Intelijen.”

Sebagai penutup, peserta mengikuti praktik langsung penggunaan alat khusus intelijen, guna memperkuat pemahaman teknis dan keterampilan lapangan.

Melalui kegiatan ini, BBPOM di Kupang berharap kemampuan teknis dan analitis para petugas intelijen di bidang obat dan makanan dapat semakin terasah.
Dengan kompetensi yang meningkat, setiap UPT di wilayah NTT diharapkan mampu mengungkap kasus dan mendeteksi dini potensi pelanggaran secara lebih efektif, demi melindungi masyarakat dari peredaran produk obat dan makanan yang tidak aman.

Balai Besar POM di Kupang

Sarana