Merupakan kebahagian buat teman-teman Balai POM pada rangkaian HUT Badan POM yang ke 12, bisa melakukan tugas edukasi di kepada 80 anak SD, SMP, SMA, mahasiswa dan 6 pengurus di Yayasan Kasih Agape. Dengan tema "Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat Untuk Turut Berperan Aktif Dalam Pengawasan Obat dan Makanan", Balai POM (BPOM) di Kupang melakukan tugas penyuluhan 5 Kunci Keamanan Pangan dengan Panggung Boneka Pompi, dan pemutaran film kartun "Akibat Salah Makan". Dalam keceriaan, dengan anak-anak tetap diberikan kuis untuk memastikan apakah materi yang disampaikan bisa diterima dengan baik atau tidak. Hadiah disiapkan berupa tempat pensil dan buku yang berlabel pesan keamanan pangan, gimmic Pompi, gelas Pompi dengan pesan Waspada Bahan Berbahaya dan 5 kunci keamanan pangan. Juga diberikan brosur "Baca Label dengan Saksama”, “Formalin dan Boraks: Bahan Kimia Terlarang untuk Pangan”, dan “Menghindari Pangan yang Mengandung RHODOMIN B". Dilakukan pula demo menggunakan rapid test kit oleh teman-teman laboratorium pangan untuk 4 bahan berbahaya (Rhodamin B, Metanil Yellow, Formalin, Boraks) yang biasa disalahgunakan pada jajan anak sekolah, seperti minuman ringan warna kuning dan merah serta salome goreng dan kuah.
Kegiatan Penyuluhan Keamanan Pangan, diawali doa yang dipimpin oleh Drs. Martin Sembiring, Apt, M.Si. Selanjutnya, teman-teman BPOM di Kupang bersantap bersama anak-anak dan pengurus yayasan, diakhiri pemberian tanda kasih. Penyerahan tanda kasih dari seluruh pegawai Balai POM diawali kepala Balai POM, Kepala Seksi Laboratorium Mikrobiologi, (Drs. Martin Sembiring, Apt, M.Si), Kepala seksi Pengujian Terapetik (Drs. Sem Lapik, MSc. Tech.), Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Dra. Hanny Kartiono, Apt).
Semoga penyuluhan yang disampaikan bisa diimplementasikan oleh anak-anak dan pengurus Yayasan Kasih Agape sehingga anak-anak sebagai generasi penerus menjadi anak sehat dan berkualitas. Terlihat kebahagiaan anak-anak pada saat menyanyikan lagu Pompi dan menonton film kartun. Kegiatan ini juga menjadi suatu pembelajaran bagi pegawai BPOM di Kupang untuk bekerja lebih baik membantu masyarakat agar masyarakat mampu melindungi diri dari obat dan makanan yang berisiko terhadap kesehatan.
BPOM di Kupang