Berbuka Puasa dengan Takjil yang Aman

19-07-2013 Kupang Dilihat 1944 kali

Sudah menjadi kebiasaan masyarakat Atambua saat tiba bulan Ramadhan, lokasi sekitar dua masjid besar di kota Atambua banyak penjaja makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Dalam rangka menjaga keamanan dan mutu pangan Ramadan, Balai POM di Kupang melalui Pos POM Atambua melaksanakan pengawasan dan pengujian sampel pangan buka puasa serta penyuluhan langsung kepada penjaja yang berada di sekitar mesjid Hidayatullah dan mesjid Mujahidin.

Dengan menggunakan mobil laboratorium keliling, pada Selasa dan Rabu, (16-17 Juli 2013) petugas POS POM Atambua melakukan pengujian di tempat menggunakan test kit. Pada hari pertama, dilakukan pengujian terhadap 13 sampel, sedang pada hari kedua diuji 14 sampel berupa es campur, es cendol, kue, bubur, gorengan, mie, dan ikan.

Pengambilan dan pengujian sampel dilakukan mulai sore hari hingga menjelang magrib disesuaikan dengan waktu masyarakat membeli jajanan buka puasa. Kegiatan ini mendapat tanggapan positif baik dari masyarakat maupun dari penjaja makanan dan minuman karena selain mengetahui keamanan pangan, mereka juga mendapat bekal pengetahuan tentang memilih pangan yang aman.

Pengujian yang dilakukan menggunakan tes kit terhadap 4 (empat) bahan berbahaya yang sering disalahgunakan pada pangan (pewarna methanil yellow/kuning, pewarna rhodamin b/merah, formalin, dan boraks). Hasil uji cepat menunjukkan bahwa pangan jajanan buka puasa yang dijajakan di sekitar Masjid Hidayatullah dan Masjid Mujahidin aman untuk dikonsumsi. Hal ini merupakan kabar yang menggembirakan karena mencerminkan keamanan pangan (jajanan Ramadhan) yang beredar di sekitar wilayah kota Atambua.

Balai POM di Kupang

Sarana