Bimtek pelaku UMKM Pangan Olahan di Pulau Kenari

18-10-2024 Kupang Dilihat 243 kali

Kalabahi - Kamis(14/10/2024), Dalam upaya meningkatkan keamanan pangan dan mendukung pemberdayaan UMKM di Kabupaten Alor, sebanyak 50 pelaku UMKM mengikuti penyuluhan di Aula Kopdit Lego-Lego, Kalabahi, pada 14 Oktober 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya penerapan standar keamanan pangan dalam industri rumah tangga (IRTP) serta mendapatkan Sertifikasi Pemenuhan Komitmen Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT).

Benni Wisang, M.Kes., Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Alor, menekankan pentingnya menambahkan komposisi protein hewani dalam produk pangan olahan. "Kami berharap produk yang diproduksi tidak hanya berbasis tepung-tepungan, tetapi juga kaya akan protein hewani untuk membantu program penurunan stunting di Kabupaten Alor," jelasnya.

Materi penyuluhan disampaikan oleh Yovita Kewa dari Balai POM Kupang, yang membahas berbagai topik, mulai dari Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), Keamanan Pangan, hingga Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP). Selain itu, para peserta mendapatkan panduan praktis terkait alur pendaftaran produk pangan IRTP, dengan demo langsung pendaftaran produk yang menghasilkan produk olahan kacang mede.

Beragam produk pangan olahan yang siap didaftarkan oleh peserta meliputi olahan ikan seperti abon, bakso, nugget, kerupuk ikan, serta produk lain seperti kopi bubuk, VCO (Virgin Coconut Oil), keripik pisang, keripik singkong, stik rumput laut, dan olahan jahe (sirup, permen, dan jahe instan).

Salah satu peserta menyampaikan apresiasinya atas bimbingan yang diberikan selama penyuluhan. “Saya sangat berterima kasih kepada narasumber dan penyelenggara. Saya berharap ke depannya kami dapat terus dibantu untuk mendapatkan izin edar produk," ujarnya.

Balai POM di Kupang

Sarana