BPOM di Kupang dan Tim Gabungan Razia Makanan Kedaluwarsa

13-08-2012 Kupang Dilihat 2409 kali

_x000D_ _x000D_

Menjelang hari raya Idul Fitri 1433 H (2012), sekaligus guna melindungi kesehatan masyarakat di Kota Kupang dari peredaran produk yang tidak memenuhi persyaratan, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Kupang, pada tanggal 7-9 Agustus 2012, melakukan Operasi Gabungan ke sejumlah toko, swalayan, dan mini market yang ada di Kota Kupang. Operasi Gabungan ini merujuk pada surat Kepala Badan POM RI Nomor IN.07.06.5.53.06.12.1181 tertanggal 25 Juni 2012 tentang "Edaran Intensifikasi Pengawasan Pangan Menjelang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1433 H", yang dipertegas lagi dengan surat dari Kepala Balai POM di Kupang tanggal 9 Juli 2012 Nomor IN.07.06.108B.07.12.731 tentang "Intensifikasi Pengawasan Pangan Menjelang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1433 H".

_x000D_

Dalam kegiatan ini, Balai POM di Kupang berkerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi dan Kota, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Disperindag Kota Kupang, Polisi Pamong Praja Provinsi NTT, dan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur. Operasi razia makanan kedaluwarsa ini dipimpin oleh Kepala Seksi Pemeriksaan dan Penyidikan Balai POM di Kupang, Frama El Lefiyana Pollo, S.Si., Apt., M.Si. dan dibagi menjadi empat tim. Petugas memeriksa satu per satu barang yang dijual di 100 sarana distribusi makanan._x000D_

Melalui operasi gabungan ini, ditemukan ratusan jenis makanan dan minuman di antaranya mi instan, bumbu racik, susu, minyak wijen, dan ribuan botol minuman kaleng berbagai merek—yang sudah tak layak lagi dikonsumsi. Bahkan ada minuman yang ditemukan kedaluwarsa sejak 2010. Selain itu, juga ditemukan kosmetik dan obat-obatan yang sudah kedaluwarsa dan obat keras di sarana tanpa keahlian dan kewenangan. Barang yang ditemukan kedaluwarsa itu diamankan untuk selanjutnya dimusnahkan sendiri oleh pemilik disaksikan petugas. _x000D_

Kegiatan ini diliput pula oleh berbagai media elektronik maupun cetak, seperti RCTI, TVRI Kupang, Media Indonesia, Pos Kupang, Timor Express, Victory News, Kursor, dan Savana._x000D_

Kepala Balai POM di Kupang, Ruth D Laiskodat,S.Si.,Apt., MM., mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengintensifkan pemeriksaan sarana distribusi pangan guna memastikan tak ada lagi makanan yang kedaluwarsa. Beliau menyampaikan, pemeriksaan makanan kedaluwarsa merupakan program rutin Balai POM di Kupang yang dilaksanakan setiap bulan; menjelang hari raya, frekuensinya ditingkatkan. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk senantiasa memperhatikan produk pangan yang dibeli, misalnya dengan mengecek masa kedaluwarsa, sebelum dikonsumsi._x000D_

BPOM di Kupang

_x000D_

 

_x000D_ _x000D_
Sarana