Kupang - Senin (13/01/2025), Kepala Balai POM di Kupang, Yoseph Nahak Klau bersama Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto, serta perangkat daerah terkait lainnya, melakukan pemantauan terhadap implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) perdana di SD Inpres Osmok, Kota Kupang.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur NTT bersama Kepala Balai POM dan tim menggelar sosialisasi kepada siswa-siswi sekolah dasar mengenai pentingnya makan makanan bergizi untuk masa depan mereka. "Makanan yang bergizi sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Namun, tidak kalah pentingnya untuk menjaga kebersihan agar makanan tetap aman dikonsumsi," ujar Andriko dalam sambutannya.
Sebagai bagian dari upaya memastikan keamanan pangan dalam program MBG ini, Kepala Balai POM beserta tim langsung melakukan sampling dan pengujian terhadap sampel makanan bergizi yang didistribusikan di sekolah tersebut. Pengujian dilakukan menggunakan mobil keliling untuk memastikan bahwa makanan yang diberikan memenuhi standar keamanan pangan yang telah ditetapkan.
Kepala Balai POM juga turut memantau secara langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Alak yang menyediakan makanan untuk program tersebut. Tim inspeksi Balai POM melaksanakan kitchen inspection di fasilitas tersebut. Berbagai aspek diperhatikan, termasuk kondisi lingkungan, sarana dan prasarana, bahan baku dan kemasan, proses pengolahan, dan higiene sanitasi. Tim memberikan edukasi kepada pengelola mengenai pentingnya pengendalian pada setiap proses produksi untuk menjamin keamanan pangan.
Program MBG yang diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi NTT ini merupakan upaya strategis untuk mendukung pemenuhan gizi anak-anak sekolah, sekaligus mempromosikan pola makan sehat yang berkelanjutan. Sebelumnya, pada Senin, 6 Januari 2025, tim Balai POM juga telah melakukan sampling dan pengujian di SDK St. Yoseph Noelbalki, dan pada Jumat, 10 Januari 2025, melaksanakan kitchen inspection di SPPG Noelbaki, Kabupaten Kupang.
Kepala Balai POM dan Gubernur NTT mengimbau kepada semua pihak, terutama penyedia dan pengelola sarana makanan, untuk terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya jaminan mutu dan keamanan pangan, demi tercapainya Indonesia Emas 2045 yang sehat dan berkualitas. "Mari kita dukung Program Makan Bergizi Gratis ini dengan tetap menjaga keamanan pangan dari hulu hingga hilir," tegas mereka bersama
Balai POM di Kupang