Kefamenanu – Kamis (23/05/2024), Balai POM di Kupang bersama mitra kerja, Komisi IX DPR RI melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) bertempat di Gereja St. Theresia Kefamenanu, Kelurahan Aplasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). KIE dihadiri 250 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, pemilik UMKM dan mahasiswa di Kabupaten TTU.
Dibuka oleh Kepala Balai POM di Kupang, Yoseph Nahak Klau, KIE diawali dengan pemaparan materi oleh narasumber Balai POM di Kupang. Frama El Lefiyana Pollo. Materi Profil Balai POM di Kupang dan Pelayanan Publik diuraikan Frama pada kesempatan pertama. Berturut-turut Frama memperkenalkan tentang Jamu Aman, Tips memilih Jamu Aman dengan cara Cek Kemasan, Cek Label, Cek Ijin Edar, Cek Kedaluwarsa dan Cek Khasiat (Cek KLIKK), serta aplikasi BPOM Mobile untuk cek kebenaran ijin edar jamu..
Kesempatan memberikan sambutan digunakan oleh Kepala Balai POM di Kupang untuk mengedukasi masyarakat terkait stunting. “Ibu hamil harus dijaga agar tidak sakit selama masa kehamilan. Kondisi sakit dapat menyebabkan anak yang dilahirkan bisa stunting karena kurang asupan gizi yang didapat dari ibunya yang sedang sakit dan tidak bisa makan makanan bergizi”, ujar Yoseph.
Narasumber Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena menutup KIE dengan mengajak peserta pelaku UMKM yang hadir agar meminta pendampingan dari Balai POM di Kupang sehingga produk yang dihasilkan aman, bermutu dan berdaya saing. “Jika persyaratan dari BPOM sudah dipenuhi, saya akan support jika ada kendala dalam hal sarana prasarana dan pemasaran”, tegas Melki.
Balai POM di Kupang hadir memberikan KIE hingga ke pelosok negeri dan ikut perkuat ekonomi bangsa dengan terus dampingi pelaku UMKM obat dan makanan lokal.
Balai POM di Kupang