Atambua - Minggu (04/02/2024), Balai POM di Kupang melakukan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Obat dan Makanan. Bermitra dengan Komisi IX DPR RI, KIE diselenggarakan di Aula Susteran SSPS Atambua, Kabupaten Belu. Hadir 250 orang peserta yang berasal dari unsur mahasiswa dan masyarakat umum sekitar tempat kegiatan.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Balai POM di Kupang, Yoseph Nahak Klau. Pada kesempatan tersebut juga bertindak sebagai narasumber memaparkan materi terkait Keamanan Pangan. ”Banyak penyakit akhir-akhir yang bisa ditimbulkan oleh makanan yang kita makan. Pastikan makan makanan yang aman agar kesehatan kita terjaga dengan baik”, urai Yoseph.
Narasumber lainnya dari Balai POM di Kupang, Frama El Lefiyana Pollo menyampaikan materi Kosmetik Aman, Penggunaan Aplikasi BPOM Mobile dan Aplikasi Pengaduan Masyarakat Amfoang24. ”Kosmetika yang aman itu yang ternotifikasi di Badan POM. Pengecekan bisa dilakukan menggunaka Aplkasi BPOM Mobile. Jika ingin bertanya atau mengadu terkait kosmetika bisa menggunakan Aplikasi Amfoang24”, rinci Frama.
Tokoh Masyarakat Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena mengikuti KIE secara daring (virtual). “Fungsi dan peran BPOM yang luar biasa tentunya butuh peran kita sebagai masyarakat sehingga peran BPOM lebih optimal. Ingat Cek KLIK! Apabila di lapangan, melihat produk Obat dan Makanan secara kasat mata bermasalah, laporkan ke BPOM, bisa melalui telepon, whatsapp, email, media sosial instagram dan facebook”, tegas Melki saat mengakhiri pemaparan materi.
Balai POM di Kupang