So’E – Menempuh perjalanan sekitar 30 menit dari Kota So’E, tim Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Kupang tiba di Desa Tubuhue, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi obat dan makanan pada Sabtu (16/8/2025).
Kegiatan ini menyasar 25 ibu dengan balita serta 5 kader posyandu pada masing-masing posyandu. Melalui sosialisasi ini, petugas memberikan pengetahuan mengenai pentingnya mengonsumsi pangan aman dengan memperhatikan gizi seimbang, serta cara cerdas dalam memilih produk melalui Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, Kedaluwarsa).
Terdapat dua posyandu di Desa Tubuhue yang menjadi tempat kegiatan, yaitu Posyandu Fafinisin dan Posyandu Tubunaus. Kedua posyandu ini aktif mengelola Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita stunting serta ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronis (KEK).
Plt. Kepala BBPOM di Kupang, Yoseph Nahak Klau, yang hadir di Posyandu Fafinisin, menekankan pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak. “Ingat untuk konsumsi protein. Protein bisa didapat dari telur, ayam, daging sapi, ikan, tahu, dan tempe. Jangan sampai ayam bertelur, lalu telurnya dijual untuk membeli mie instan atau pisang goreng. Lebih baik telurnya diberikan kepada anak agar asupan gizinya tercukupi,” ujarnya.
Selain itu, materi sosialisasi lainnya juga disampaikan secara lugas oleh narasumber Frama El Lefiyana Pollo, Rosa Endang Setiyaati, dan Anggraini Suyatno, meliputi: pentingnya membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak, 5 Kunci Keamanan Pangan untuk mencegah stunting, cerdas membaca informasi nilai gizi pada kemasan, Cek KLIK untuk memilih produk yang aman, dan pengenalan aplikasi BPOM Mobile sebagai sarana cek nomor izin edar produk.
Untuk meningkatkan interaksi, para narasumber juga mengadakan kuis sederhana. Peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah menarik, sehingga suasana kegiatan semakin semarak.
Kegiatan ini merupakan inovasi POS GIZI CERIA yang sedang dikembangkan oleh BBPOM di Kupang. Melalui inovasi ini, BBPOM di Kupang berkomitmen mendukung program pemerintah dalam menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten TTS. Ke depannya, diharapkan tercipta generasi sehat, kuat, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Balai Besar POM di Kupang