Dukung Program OVOP Desa Lifuleo, BBPOM di Kupang Dorong Pangan Lokal NTT Naik Kelas

13-08-2026 Umum Dilihat 68 kali

Lifuleo — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Kupang turut menghadiri Intervensi OPD Kesehatan di Desa melalui Kampanye Kesehatan Masyarakat di Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, pada Selasa (11/08/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari intervensi kesehatan desa yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai upaya mendorong pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi lokal desa.

Kegiatan dihadiri oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT Ruth Diana Laiskodat, Kepala BBPOM di Kupang Sem Lapik, jajaran Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kabupaten Kupang, instansi vertikal, perangkat daerah terkait, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan, dan masyarakat Desa Lifuleo.

Dalam kesempatan tersebut, secara resmi launching dua produk OVOP berupa kukis dan selai. Kedua produk tersebut merupakan hasil karya masyarakat Desa Lifuleo yang dikembangkan oleh kelompok perempuan desa melalui dua kelompok pengolah pangan. Kehadiran produk ini menjadi langkah nyata dalam mengoptimalkan potensi lokal sekaligus meningkatkan nilai tambah bahan pangan yang dihasilkan masyarakat.

Gubernur NTT dalam sambutannya menyampaikan dukungan terhadap pengembangan program OVOP sebagai salah satu upaya mendorong produk unggulan desa agar memiliki daya saing yang lebih luas, termasuk mampu menembus pasar global.

“Kita ingin produk-produk unggulan dari desa tidak hanya berhenti di tingkat lokal, tetapi dapat berkembang dan bersaing di pasar global. Dengan demikian, produk yang dihasilkan masyarakat dapat memberikan nilai tambah, meningkatkan perekonomian keluarga, dan pada akhirnya turut menggerakkan perekonomian daerah.”

Menurutnya, pengembangan produk unggulan desa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga sektor terkait. Dukungan terhadap kualitas produk, pengemasan, pemasaran, serta pemenuhan standar menjadi bagian penting agar produk lokal NTT mampu berkembang dan memiliki daya saing di pasar yang lebih luas.

Pengembangan OVOP merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat untuk mendorong kemandirian dan penguatan ekonomi desa. Melalui inovasi dan pengolahan bahan pangan lokal menjadi produk bernilai tambah, masyarakat diharapkan mampu mengembangkan potensi ekonomi desa serta menghasilkan produk yang memiliki daya saing dan dapat diterima oleh masyarakat secara lebih luas.

Dalam mendukung pengembangan produk pangan lokal tersebut, aspek keamanan pangan menjadi salah satu perhatian penting. Sebelumnya, kelompok pengolah pangan Desa Lifuleo telah mendapatkan Bimbingan Teknis Keamanan Pangan Desa dari BBPOM di Kupang. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penerapan keamanan pangan dalam setiap tahapan pengolahan pangan di tingkat desa.

Kehadiran BBPOM di Kupang dalam launching produk OVOP Desa Lifuleo merupakan wujud sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pengembangan pangan lokal yang aman dan bermutu. Pengembangan produk pangan tidak hanya diarahkan pada peningkatan nilai ekonomi, tetapi juga perlu memperhatikan penerapan prinsip keamanan dan mutu pangan agar produk yang dihasilkan dapat memberikan manfaat serta perlindungan bagi konsumen.

Peluncuran dua produk OVOP Desa Lifuleo diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi pangan lokal. Sinergi lintas sektor antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah desa, masyarakat, dan instansi terkait diharapkan dapat memperkuat ekosistem pengembangan produk unggulan desa secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing produk lokal hingga pasar global, serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah.

BBPOM di Kupang terus berkomitmen mendukung peningkatan keamanan pangan masyarakat melalui komunikasi, informasi, edukasi, dan pendampingan sesuai dengan tugas dan fungsi pengawasan Obat dan Makanan. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak produk pangan lokal NTT yang tumbuh, berkembang, dan mampu naik kelas dengan tetap mengutamakan keamanan dan mutu.

 

Balai Besar POM di Kupang

 

Sarana