Jumat, 9 Februari 2013 dilaksananakan Rapat Evaluasi dan Rencana Pos POM Atambua. Pos POM Atambua telah melaksanakan tugas pengawasan Obat dan Makanan di Kabupaten Belu dan Kabupagen Timor Tengah Utara selama tahun 2012 dengan baik. Tahun 2013 telah dianggarkan untuk melengkapi sarana dan prasarana, seperti mobil laboratorium keliling untuk mendukung revitalisasi mobil laboratorium keliling dalam rangka pengujian secara cepat pangan jajanan anak sekolah (PJAS), pelaksanaan intervensi B ke A dan C ke B. Pos POM di Atambua telah melakukan pengujian cepat PJAS dan uji formalin pada ikan. Kegiatan lintas sektor dilaksanakan, sebagai narasumber pada kegiatan Wise Consorsium untuk anak sekolah, guru, juga tenaga kesehatan dan kegiatan penyuluhan bagi kelompok masyarakat pengolah produk pangan beberapa Unit Pelaksanan Teknis Daerah (UPTD).
Agar terbina kerja sama yang baik antara pemerintah kabupaten Belu dengan Balai POM (BPOM) di Kupang , termasuk Pos POM Atambua, Kepala BPOM di Kupang (Ruth Diana Laiskodat), Kepala Seksi Pengujian Pangan dan Bahan Berbahaya (Yoseph Nahak), dan Manager Mutu (Elisabet Kurniawati) melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Belu (Tresia Saik) dan Koordinator Pos POM di Atambua (Yafet Rambo). Dalam koordinasi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu akan memasukkan Kegiatan Penyuluhan PJAS kepada tenaga kesehatan di puskesmas untuk membantu pengawasan PJAS di wilayah Kabupaten Belu.
Pos POM Atambua di Kabupaten Belu terus berusaha melakukan pengawasan obat dan makanan walaupun tantangan cukup besar karena Kabupaten Belu merupakan wilayah perbatasan dengan negara Republik Demokratika Timor Leste.
BPOM di Kupang