Informasi Publik Mutu Pangan Jajanan Anak Sekolah

04-04-2014 Kupang Dilihat 2238 kali

20140405-Kupang_WawancaraMahasiswa030414_(2).JPG20140405-Kupang_WawancaraMahasiswa030414_(1).JPG

Rabu, 2 April 2014 , dalam rangka melaksanakan tugas penulisan berita tentang mutu pangan jajanan anak sekolah (PJAS), bertempat di ruang kepala Balai POM di Kupang, tiga mahasiswa melakukan wawancara masalah yang dihadapi dalam melakukan pengawasan PJAS dan masalah mutu PJAS di wilayah Nusa Tenggara Timur.

 

Disampaikan bahwa pada tahun 2013, telah dilakukan pengujian mutu produk PJAS yang diperoleh dari 18 SD di Kota Kupang. Dari 210 PJAS (berupa kerupuk, nugget, kue, bakso, salome, es, sirup berwarna, kudapan berupa nasi kuning, manisan, dan gorengan), 74 sampel tidak memenuhi syarat. Perinciannya: 2 sampel mengandung boraks (kerupuk dan kerupuk ikan), 4 sampel kue menggunakan pengawet lebih dari batas yang ditentukan, 1 sampel sirup menggunakan pemanis melebihi standar yang ditentukan, 67 sampel yang mengandung bakteri Coliform, E. Coli, dan angka kapang-kamir serta angka lempeng total melebihi standar yang ditetapkan.

 

Balai POM sudah melakukan peringatan dan pembinaan agar penjual dan produsen melakukan perbaikan. Terhadap komunitas sekolah (guru, siswa, orang tua, penjual dan murid) diberikan penyuluhan keamanan PJAS. Harapannya, semua pihak mempunyai perhatian terhadap mutu dan keamanan PJAS sehingga siswa mendapat PJAS yang bermutu dan aman tidak mengganggu kesehatan siswa. Siswa sebagai generasi penerus pun akan menjadi generasi yang berkualitas.    

 

Balai POM di Kupang

Sarana