Informasi Publik tentang Pangan Jajanan Anak Sekolah di Nusa Tenggara Timur

18-03-2013 Kupang Dilihat 2034 kali

Kamis, 14 Maret 2013, Kepala Balai POM di Kupang (Ruth Diana Laiskodat) menyampaikan hasil pengawasan dan Uji Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) kepada wartawan koran harian POS Kupang tahun anggaran 2012 dan tahun anggaran 2013. Karena luasnya daerah dan keterbatasan tenaga dan waktu maka media termasuk media cetak sangat membantu Balai POM di Kupang untuk menyampaikan informasi hasil pengawasan obat dan makanan kepada masyarakat NTT.

Pada tahun anggaran 2012, telah dilakukan pengujian PJAS sebanyak 272 sampel dan masih didapati 32 sampel bahan tambahan pangan yang melebihi batas yang ditentukan. Melaluji uji mikrobiologi juga didapati Angka Kapang dan E. coli melebihi syarat yang ditentukan. Artinya, higiene dan sanitasi masih perlu diperbaiki.

Untuk mengatasi masalah keamanan PJAS, dibutuhkan dukungan komunitas sekolah, baik guru, orang tua, penjaja, dan anak sekolah. Balai POM di Kupang telah melakukan bimbingan teknis terhadap 33 SD dari 129 SD di kota Kupang dan akan terus dilakukan sampai tahun 2014. Penyuluhan PJAS dan 5 kunci keamanan pangan tetap disampaikan kepada SD di NTT dan uji 4 bahan berbahaya yang masih disalahgunakan dengan intensifikasi mobil laboratorium keliling. Berita ini telah dimuat pada harian Pos Kupang tanggal 15 Maret 2013.

Kepala Balai POM di Kupang juga menyampaikan tentang akan dilaksanakannya beberapa lomba (menyanyi lagu Pompi dan mewarnai) dalam rangka advokasi PJAS buat anak SD se-Kota Kupang pada bulan April 2013, Motto: Sehat Duniaku, Menuju Generasi Emas yang Sehat dan Berkualitas.

BPOM di Kupang

Sarana