Oesao, 16/06/2026 – Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Kupang bersama jajaran staf menghadiri pembukaan Expo Pendidikan dan Festival Budaya Rote KUTARA XFAR Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Anak (PPA) Cluster Kupang Tenggara dan Panitia Pelaksana KUTARA XFAR. Kegiatan berlangsung di Lapangan Kayu Putih, Desa Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.
Expo pendidikan dan festival budaya ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk meningkatkan wawasan pendidikan, mendorong pemberdayaan masyarakat, serta melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya daerah. Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, lembaga pendidikan, organisasi sosial, serta instansi pemerintah dan swasta.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan tersebut, BBPOM di Kupang turut berpartisipasi melalui kegiatan mobil laboratorium keliling ( Mobling) . Melalui Mobling ini , selain dilakukan pengambilan sampel dan pengujian pengunjung, masyarakat umum khususnya pelajar mendapatkan edukasi tentang pentingnya memilih dan menggunakan obat, pangan, kosmetik, serta produk kesehatan lainnya yang aman dan telah memiliki izin edar.
Kepala BBPOM di Kupang bersama staf juga berinteraksi langsung dengan pengunjung stan melalui layanan konsultasi dan penyampaian informasi terkait keamanan obat dan makanan. Selain itu, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjadi konsumen cerdas dengan selalu melakukan pengecekan Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa (KLIK) sebelum membeli atau menggunakan suatu produk.
Partisipasi BBPOM di Kupang dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen dalam meningkatkan literasi masyarakat di bidang pengawasan obat dan makanan. Keterlibatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan terlindungi dari produk yang tidak memenuhi ketentuan.
Melalui kegiatan Mobling pada momentum Expo Pendidikan dan Festival Budaya Rote KUTARA XFAR Tahun 2026, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan obat dan makanan semakin meningkat. Edukasi yang diberikan diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih produk yang dikonsumsi, sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Balai Besar POM di Kupang