Oelamasi - Jumat (12/7/2024), dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Gedung Gereja GMIT Imanuel Oesao menjadi saksi pentingnya perhatian terhadap kesehatan dan perlindungan anak. Balai POM di Kupang hadir dalam acara sosialisasi yang digelar oleh Panitia Perayaan Hari Anak Nasional Pusat Pengembangan Anak (PPA) Cluster Kupang Tenggara. Sosialisasi dihadiri oleh hampir 100 peserta secara langsung dan disiarkan secara live melalui YouTube.
Acara ini menargetkan berbagai kelompok penting—anak, remaja, orang tua, pengurus PPA, serta tokoh agama dari 11 gereja di wilayah Cluster Kupang Tenggara—untuk memberikan pemahaman mendalam tentang keamanan pangan. Frama El Lefiyana Pollo, narasumber dari BPOM di Kupang menekankan bahwa keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. “Kami ingin memastikan semua orang tahu betapa pentingnya mengonsumsi makanan yang aman untuk kesehatan. Cek kemasan, cek label, cek izin edar, dan cek kedaluwarsa (cek klik) adalah langkah sederhana untuk memastikan keamanan makanan olahan dalam kemasan,” tegas Frama. Ia juga mengingatkan bahwa mengabaikan keamanan pangan dapat berakibat serius, seperti stunting pada generasi mendatang.
Tak hanya sosialisasi, acara ini juga menampilkan talkshow yang mempertemukan berbagai narasumber penting, termasuk dari Balai POM, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi NTT, dan Penanggung Jawab PPA. Diskusi mendalam di sesi talkshow membahas berbagai aspek perlindungan anak. Semua narasumber sepakat akan pentingnya peran masing-masing dalam membentuk generasi unggul Indonesia 2045.
Ruth Diana Laiskodat, Kepala DP3AP2KB Provinsi NTT, menggarisbawahi “Anak adalah anugerah Tuhan yang perlu dihargai dengan pemenuhan harkat, martabat, dan hak asasinya.” Frama menambahkan bahwa salah satu perlindungan yang paling mendasar adalah memastikan anak mendapatkan makanan yang aman dan bergizi.
Di penghujung talkshow, Mesry Modok, Penanggung Jawab PPA Cluster Kupang Tenggara, menegaskan komitmennya dalam membangun kemitraan untuk memastikan hak-hak anak terpenuhi. “Kami berkomitmen untuk terus berupaya memenuhi hak-hak anak dan bekerja sama dalam menciptakan masa depan yang lebih baik,” ujar Mesry.
Acara ini tidak hanya memberikan wawasan berharga tetapi juga memperkuat komitmen semua pihak dalam melindungi dan meningkatkan kesejahteraan anak di Kupang Tenggara. Sosialisasi seperti ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kesehatan dan hak-hak anak untuk mewujudkan masa depan yang gemilang.
Balai POM di Kupang