Kunjungan Ke Media Cetak dan Elektronik

06-06-2013 Kupang Dilihat 1900 kali

Selasa, 4 Juni 2013, Kepala Balai POM (Ruth Diana Laiskodat) bersama staf Seksi Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen (Mahyuddin, Rosa Endang Setiyaati, dan Yovita Kewa), melakukan kunjungan media. Kunjungan pertama ke media cetak harian Pos Kupang. Rombongan diterima sekretaris redaksi (Marsel Ali).

Kepala Balai POM menyampaikan hasil pengujian mutu dan keamanan pangan jajanan anak sekolah (PJAS) mengalami kenaikan mutu hanya 4% menjadi 69% memenuhi syarat sehingga perlu dukungan dan kepedulian semua pihak. Dari 210 sampel, 7 sampel tidak memenuhi syarat kimia (sakarin dan benzoat melebihi batas yang dipersyaratkan, serta mengandung bahan berbahaya boraks) dan 66 sampel tidak memenuhi syarat mikrobiologi (angka kapang dan kamir, angka lempeng total, E. coli dan bakteri Coliform melebihi batas yang ditentukan). Juga efek yang ditimbulkan seperti diare, mual, muntah, sampai kerusakan ginjal dan kanker bila mengkonsumsi PJAS yang tidak aman. Yang telah dilakukan BPOM adalah KIE untuk komunitas sekolah, uji cepat bahan berbahaya dengan mobil laboratorium keliling, dan advokasi pemerintah daerah. Hasil pengawasan ini perlu disampaikan ke masyarakat agar masyarakat menjadi konsumen yang cerdas.

Media kedua yang dikunjungi AFB TV dan diterima oleh pimpinan redaksi (Toni Kleden) dengan informasi yang sama. Selain itu, juga dibahas program yang tepat untuk menyampaikan hasil pengujian mutu PJAS agar anak sekolah, orang tua, penjual, dan guru dapat mengetahui hasil pengawasan mutu PJAS tersebut.

Dari dua kunjungan tersebut, ada usulan agar Balai POM di Kupang dapat menginformasikan hasil pengawasan dan tindak lanjut bisa disampaikan ke masyarakat dengan cara berseri agar masyarakat secara bertahap paham tentang obat dan makanan yang aman, bermutu, dan bergizi. Media dapat membantu dengan cara meliput kegiatan Balai POM karena merasa perlu melindungi masyarakat dari produk yang tidak aman. Usulan lainnya perlu penyampaian iklan, tips dan jingle agar bisa diputar atau di tulis secara terus menerus sehingga masyarakat menjadi ingat, paham, dan menerapkan tips tersebut. Dari kunjungan ini Balai POM di Kupang memperoleh ide kegiatan yang dilakukan kerjasama dengan Media dalam menunjang pengawasan Obat dan Makanan di wilayah NTT.

Balai POM di Kupang

Sarana