Jumat, 3 Mei 2013, udara terasa sangat panas tetapi tidak menyurutkan semangat kerja pegawai Balai POM di Kupang. Ibu Kepala Badan POM (Dra. Lucky S. Slamet, M.Sc), Anggota Komisi IX DPR RI (ibu Endang Agustin Sarwan Hamid), Bapak Deputi 3 Badan POM (Ir. Roy. A. Sparinga, M. App. Sc, Ph.D) dan rombongan tiba di Kupang. Bergabung dengan rombongan Deputi 2 ( Drs. T. Bahdar Johan. H, Apt, M. Pharm).
Rombongan setelah beristirahat sejenak langsung mengunjungi Pasar Tradisional Oesapa Kota Kupang untuk langsung melihat kios dan toko yang menjual bahan pangan. Telah ada mobil Laboratorium Balai POM di Kupang yang melakukan pengujian 4 bahan berbahaya (boraks, formalin Rhodamin B/merah, metanil yellow/kuning) yang biasanya disalahgunakan pada makanan. Dari 22 produk makanan yang diuji didapati 2 sampel mengandung pewarna merah/Rhodamin B pada kerupuk produk Jawa Timur dan cendol produk lokal. Juga sejumlah produk pangan yang disampling petugas atas permintaan Ibu Kepala Badan POM karena sekilas tampak berwarna merah.
Ibu Lucky dan ibu Endang Sarwan Hamid juga memberikan KIE kepada penjual di pasar tradisional tersebut, dan berkenan menyampaikan informasi kepada wartawan TV AFB dan Sindo TV tentang kunjungan pasar dan hasil uji di mobil laboratorium keliling agar media bisa menginformasikan bahaya Rhodamin B tersebut bila dikonsumsi. Juga menyampaikan kepada Bapak RT di Oesapa yang ikut dalam kunjungan ke pasar untuk bersama-sama para penjual memperhatikan agar tidak menjual produk pangan yang mengandung bahan berbahaya. Balai POM memberikan brosur (baca label sebelum membeli, 4 bahan berbahaya, Rhodamin B dan metanil yellow, waspadai pangan bahan berbahaya) kepada penjual dan bapak RT untuk dilanjutkan kepada masyarakat agar bersama-sama Badan POM mengedukasi masyarakat untuk melindungi dari makanan yang berisiko terhadap kesehatan.
Ibu Lucky, ibu Sarwan Hamid, Bapak Roy dan Bapak Bahdar berikutnya berkunjung ke kantor Balai POM di Kupang dan mengunjungi laboratorium mikrobiologi. Ibu Sarwan Hamid akan mendukung program Badan POM yang sangat melindungi masyarakat dari obat dan makanan yanag berisiko terhadap kesehatan; beliau juga berkenan menanam pohon Cendana (pohon langka yang dilindungi) di halaman kantor Balai POM di kupang. Ini menunjang program pemerintah untuk mencegah pemanasan global, menghijaukan Kota Kupang, dan melestarikan tanaman Cendana yang semakin langka. Terimakasih kami seluruh pegawai Balai POM di Kupang buat Ibu Lucky dan Ibu Sarwan Hamid beserta rombongan.
Balai POM di Kupang