Lomba Cipta Menu Jajanan Kreatif Berbasis Pangan Lokal NTT

12-12-2012 Kupang Dilihat 4382 kali

Keanekaragaman hayati, khususnya makanan lokal, di Propinsi Nusa Tenggara Timur sangat banyak tapi selama ini belum dimanfaatkan secara baik oleh masyarakat bagi pemenuhan gizi keluarga. Hal ini yang mendasari diadakannya Lomba Cipta Menu Jajanan Kreatif berbasis pangan lokal non beras dan non terigu dalam rangka HUT Dharma Wanita Persatuan ke-13.

Acara dibuka oleh Wakil Gubernur NTT, Esthon Foenay, dalam sambutannya menyampaikan bahwa lomba Cipta Menu Jajanan Kreatif ini perlu dilakukan tiap tahunnya supaya muncul ide dan tenaga untuk mengkreasikan makanan lokal NTT menjadi makanan yang lebih enak, bergizi dan menarik. Perlu upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap beras dan terigu. Salah satu upayanya adalah mendorong masyarakat untuk menciptakan beragam menu yang berbasis pada pangan lokal non beras dan non terigu.

Dalam lomba ini, muncul berbagai kudapan atau jajanan bercita rasa tinggi dan menggoda selera. Aneka kudapan dan jajanan seperti: Talam Pelangi Ubi Jalar, pastel panggang jagung manis, Sus Kasava Vla Labu Kuning, Tart Piramide Mbaru Niang, Sombuk Kompiang serta berbagai kudapan lain berhasil tercipta dari kreasi para peserta.

Selain menarik, aneka kreasi kudapan berbahan baku lokal tersebut juga terhitung murah.

Hal tersebut didasarkan pada harga bahan baku yang dipatok maksimal seharga Rp 25 ribu oleh panitia. Rincian bahan baku harus dicantumkan, disamping juga nama kudapan dan cara pembuatannya,

Lomba yang diadakan 7 Desember 2012 diikuti oleh 20 peserta yang berasal dari 10 peserta DWP Kabupaten dan 10 peserta DWP UP Instansi Provinsi NTT. Penjurian dilakukan oleh 5 orang juri yang terdiri dari 1 orang dari instansi pendidikan (Dra. Lucia Mandala, M.Pd selaku ketua Dewan juri), 1 orang dari BPOM di Kupang(Elisabet Kurniawati, S.Si., Apt. selaku anggota), 1 orang dari PKK (Ibu Merry selaku anggota), 2 orang dari DWP Provinsi NTT (Ibu Rara dan Ibu Mety, selaku anggota). Penilaian dititik beratkan pada 6 aspek, meliputi : Daya Cipta Menu, Penampilan/ Bentuk Jajanan, Cita Rasa, Kreativitas Penyajian, Mutu Jajanan, Kesesuaian Menu.

BPOM di Kupang turut berperan dalam hal penjurian dari aspek Mutu Jajanan yang termasuk didalamnya higiene dan sanitasi, keamanan pangan termasuk didalamnya bebas dari tiga bahaya (Bahaya Fisik, Bahaya Kimia dan Bahaya Biologis), penggunaan kemasan pangan yang benar. Acara lomba kreasi ini merupakan bentuk komitmen ibu-ibu DWP supaya bersama - sama menjaga keamanan pangan keluarga berbasis pangan lokal.

BPOM di Kupang
Sarana