Upaya pembinaan terhadap UMKM pangan perlu terus dilakukan untuk menjamin keamanan, mutu, dan gizi pangan sebagai upaya meningkatkan daya saing produk pangan, baik di pasar domestik maupun pasar internasional. Pada Senin, 25 November 2013, Direktorat Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan bekerja sama dengan Balai POM di Kupang menyelenggarakan Workshop E-Learning Keamanan Pangan. Kegiatan ini diikuti oleh 20 UMKM pangan Kota Kupang dan 4 orang dari instansi terkait serta 6 orang petugas BPOM Kupang.
Para peserta mendapatkan sosialisasi Modul E-Learning Keamanan Pangan meliputi CPPB (Cara Produksi Pangan yang Baik) secara umum juga CPPB khusus untuk produk daging kering, unggas kering, ikan kering, olahan kelapa, tepung dan hasil olahnya, minyak dan lemak, bumbu, kopi, teh, gula, kembang gula, madu, manisan, kerupuk, saus, roti, dan kerupuk.
Acara dibuka oleh Kepala Balai POM di Kupang. Selaku narasumber, Ruth Diana Laiskodat (Kepala Balai POM di Kupang) serta Ibu Novinar dan Ibu Ratna Wulandari (Direktorat Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan). Para peserta serius mengikuti kegiatan ini karena mereka mendapatkan banyak pengetahuan baru, termasuk bagaimana belajar keamanan pangan secara online. Pada kesempatan yang baik ini, diberikan celemek dan penutup kepala yang bisa digunakan pada kegiatan pengolahan pangan di UMKM dan untuk peserta dari instansi pemerintah terkait bisa digunakan pada saat demo kegiatan dengan UMKM pangan pada kegiatan di waktu yang lainnya.
Kegiatan ini diliput oleh media cetak (Pos Kupang) dan media elektronik (AFB TV). Informasi ini perlu disampaikan melalui media agar lebih banyak pelaku UMKM dan masyarakat yang mengetahui program ini.