Rabu, 27 November 2013, Balai POM di Kupang bekerja sama dengan Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi NTT (BKPPP) serta SMAN 5 Kupang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Gerakan Nasional Waspada Obat dan Makanan Ilegal (GNWOMI) di SMAN 5 Kupang. Tim dari Balai POM di Kupang terdiri atas Dra Hanny Khartiono, Apt., Marlince ST Lenama, S.Si., M. Fajar Arifin, S.Farm, Apt., Imanulkhan, S.TP, dan Nurdin Kore.
Kegiatan diawali dengan pembacaan puisi berjudul “Menggemakan GN WOMI, Mencetak Generasi Berkualitas” oleh Imanulkhan, S.TP yang juga menjadi MC.
Acara berikutnya, sambutan Bapak Kepala SMAN 5 Kupang, Drs Prayitno, MM. Beliau sangat bahagia atas peran Balai POM di Kupang dan Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi NTT dalam upaya mencerdaskan dan menyehatkan generasi muda bangsa. Ada pula sambutan dari Dra. Hanny Khartiono, Apt. Beliau memperkenalkan Balai POM dan menjelaskan seputar program GNWOMI. Beliau juga menyerahkan beberapa bahan promosi kepada pihak sekolah.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan “5 Kunci Keamanan Pangan” dan Pemutaran Film “ODIE” (Obat Dengan Izin Edar). Berikutnya, Duta Pangan Lokal NTT, Corollaine Arjon, S.Sos., menyampaikan seputar pangan lokal yang dapat diolah menjadi pangan yang beragam sehingga dapat mengurangi konsumsi beras dan terigu.
BPOM Kupang juga melakukan sampling dan pengujian pangan jajanan anak sekolah (PJAS) di lingkungan SMAN 5 Kupang. Sejumlah 12 sampel (berupa salome, gorengan, dan minuman ringan) diuji dengan test kit formaldehid, boraks, rhodamin b, dan methanyl yellow. Kegiatan semakin marak dengan adanya sesi tanya jawab dan kuis.
Kegiatan ditutup oleh Kepala Balai POM di Kupang, Ruth Diana Laiskodat, S.Si., Apt., MM. beliau menekankan pentingnya pengetahuan anak tentang keamanan pangan, khususnya PJAS yang aman, bermutu, dan bergizi serta peduli akan obat dan makanan legal; informasi ODIE dan 5 Kunci harus disampaikan ke keluarga dan teman-teman karena yang hadir adalah anak yang mewakili kelas masing-masing.
Balai POM di Kupang