Menyadari peran strategis masyarakat dalam pengawasan obat dan makanan, upaya mencerdaskan masyarakat terus-menerus dilakukan oleh Balai POM di Kupang. Pada Rabu-Kamis, 10-11 Juli 2013, dilaksanakan kegiatan penyebaran informasi obat, kosmetik, obat tradisional, makanan, dan suplemen makanan di Lewoleba, Kabupaten Lembata.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Promosi Kesehatan (Ibu Tekla Bola) mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan ini dan berharap para peserta menjadi penyambung lidah menyebarkan isi penyuluhan kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dari berbagai lapisan masyarakat: LSM, guru, distributor pangan, Tim Penggerak PKK, dan Polres Lembata. Bertindak selaku narasumber, petugas dari Seksi Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen BPOM Kupang (Mahyuddin dan Yovita Kewa). Para peserta diajak untuk menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih produk, terutama pangan, obat, obat tradisional, dan kosmetik.
Masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Hal ini ditunjukkan oleh pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber. Sejauh mana jangkauan pengawasan BPOM di daerah terpencil, apakah suplemen yang dijajakan melalui MLM sudah terjamin mutu dan keamanannya, bagaimana agar anak usia sekolah tidak mudah tergiur pangan instan, merupakan di antara pertanyaan mereka.
Upaya memberdayakan masyarakat memang harus digalakkan. Dengan demikian, masyarakat akan lebih terlindungi dari obat dan makanan yang berisiko terhadap kesehatan.
Balai POM di Kupang