Sebagai upaya mencerdaskan generasi, Balai POM di Kupang terus melakukan sosialisasi keamanan pangan jajanan anak sekolah (PJAS). Pada Jumat-Sabtu (14-15 Juni 2013) 4 SD di Kabupaten Sumba Timur menerima dengan baik tim dari Balai POM di Kupang yang didampingi oleh petugas dari dinas kesehatan setempat. Keempat sekolah tersebut ialah SD Katolik Anda Luri (diikuti 80 peserta), SD Inpres Waingapu 2 (90 peserta), SD Masehi Payeti 1 (75 peserta) dan SD Masehi Payeti 2 (90 peserta). Selain para siswa, kegiatan ini juga diikuti oleh komunitas sekolah lainnya (guru dan penjaja makanan di sekitar sekolah).
Dalam kegiatan ini, petugas dari Balai POM di Kupang, Mahyuddin, S.Farm., Apt (staf Seksi Serlik) Nur Fatmawati, S.Far., Apt (staf Pengujian Mikrobiologi) mengajak komunitas sekolah untuk peduli terhadap keamanan dan mutu pangan jajanan anak sekolah. Kepala sekolah dan guru yang mengikuti kegiatan menyambut baik hal tersebut.
Petugas BPOM Kupang lainnya, Pesta Sibarani, S.Farm., Apt (staf Seksi Pengujian Pangan dan Bahan Berbahaya) dan Arifin Sulistiyo, A.Md (staf Seksi Pengujian Mikrobiologi) melakukan pengujian empat bahan berbahaya (formalin, boraks, rhodamin b, dan metanil yellow) terhadap pangan jajanan yang ada di sekitar sekolah menggunakan rapid test kit. Salah satu jenis PJAS yang dijajakan di SD Katolik Anda Luri ternyata positif mengandung boraks. Selain menyampaikan hasil tersebut kepada pihak sekolah, petugas juga memberikan pembinaan kepada penjaja makanan yang menjual pangan mengandung boraks tersebut.
Balai POM di Kupang