Monev Desa Pangan Aman, Tonggak Penting Keamanan Pangan di Sabu Raijua

22-11-2024 Kupang Dilihat 255 kali

Seba - Jumat (15/11/2024), dalam rangka memperkuat komitmen terhadap keamanan pangan sampai tingkat desa, Balai POM di Kupang telah berhasil melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (monev) Program Desa Pangan Aman di Aula Hotel Jesica, Kabupaten Sabu Raijua. Acara ini menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat desa melalui pemenuhan kebutuhan pangan yang aman hingga tingkat perseorangan serta memperkuat ekonomi desa.

Kegiatan monev dibuka oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sabu Raijua, Titus Bernadus Duri, menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam mendukung kebijakan pangan nasional di tingkat lokal. “Melalui kegiatan ini, kami berharap penerapan keamanan pangan di Desa Eilode dan Desa Loborai yang sudah diintervensi program Desa Pangan Aman dapat dijalankan sepenuhnya, dan memberikan hasil yang signifikan dalam memperbaiki perilaku dan persepsi masyarakat terkait keamanan pangan,” pesan Titus.

Mewakili Kepala Balai POM di Kupang, Frama El Lefiyana Pollo, memberikan apresiasi dukungan terhadap semua pihak yang terlibat. Disampaikan bahwa program Desa Pangan Aman adalah salah satu program untuk meningkatkan kemandirian masyarakat, sudah dimulai sejak tahun 2014. Program ini direvitalisasi menjadi program desa/kelurahan pangan aman. “Dibutuhkan peran dari Pemerintah Daerah (Pemda) dan Pemerintah Desa (Pemdes) supaya dampak dan manfaatnya dirasakan masyarakat, ada peningkatan pengetahuan sikap perilaku masyarakat desa terhadap penerapan keamanan pangan. Berharap ada rencana aksi dari desa dan dilakukan replikasi desa oleh pemda,” ujar Frama dalam sambutannya.

Inawati Ratu, narasumber dari Dinas Kesehatan, memberikan pencerahan mengenai sinergi program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dengan program Desa Pangan Aman. Rosa Endang Setiyaati, Pejabat Farmasi dan Makanan Ahli Muda, turut serta mengisi acara dengan materi yang kaya informasi tentang hasil pelaksanaan kegiatan Desa Pangan Aman di Kabupaten Sabu Raijua.

Lebih lanjut, Kepala Desa Eilode, Lukas Doma Miha Lena, dan Kepala Desa Loborai, Marthen Rihi Leba, menyampaikan rencana aksi berkaitan dengan program keamanan pangan untuk tahun 2025, yang mencakup berbagai inisiatif untuk meningkatkan standar keamanan pangan di desa masing-masing. Kedua Kepala Desa memberikan dukungan terhadap keberlanjutan program keamanan pangan pada tahun mendatang.

Sebelum acara monev berakhir, dilakukan penandatanganan hasil pembahasan dan rencana aksi oleh seluruh organisasi perangkat daerah yang hadir. Selain itu, dilakukan penyerahan bahan promosi desa yang meliputi papan nama desa, poster, brosur, dan baliho, yang secara simbolis diterima oleh Kepala  Desa Loborai

Kegiatan ditutup dengan kata-kata inspiratif dari Sovia Siu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sabu Raijua, memuji kelancaran dan suksesnya acara tersebut. Kehadiran berbagai stakeholder, termasuk camat, dinas terkait, dan Badan Permusyawaratan Desa dari masing-masing desa, menunjukkan dukungan kuat terhadap program ini.

Dengan keberhasilan kegiatan ini, Kabupaten Sabu Raijua dapat menjadi salah satu contoh kabupaten dalam penerapan keamanan pangan di Provinsi Nusa Tenggara Timur, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan pangan yang aman dan berkualitas.

Balai POM di Kupang

Sarana