Pangan merupakan kebutuhan pokok manusia. Oleh karenanya, beraneka jenis produk dihasilkan dengan jumlah yang cukup variatif. Penganekaragaman produk pangan dapat memberikan banyak pilihan kepada konsumen tetapi harus disertai dengan kualitas yang memadai; jika terjadi keracunan, dapat berdampak luas baik terhadap konsumen, pemerintah, dan produsen itu sendiri. Hal itu disampaikan oleh Tamran Ismail, S.Si.,MP (Koordinator Pos POM Ende) pada saat memberikan materi pada acara Orientasi Pangan Halal yang diadakan oleh Seksi Urusan Agama Islam Kementerian Agama Kantor Kabupaten Ende pada 24 – 25 September 2013 di Hotel Ikhas Ende.
Topik yang dibawakan oleh Tamran Ismail ialah Profil Pangan Halal, Sehat dan Bergizi, disampaikan pada 24 September 2013 kepada 20 peserta yang mewakili guru agama Islam pada SD, SMP, dan SMA/SMK di Kota Ende. Adapun materi lengkapnya adalah Sistem Pengawasan Pangan, Profil Pangan Halal, Pangan Fungsional, dan Road Map PJAS. Dijelaskan peranan Badan POM dalam menangani produk halal, mulai dari proses sertifikasi sampai sistem pengawasannya. Juga diinformasikan tentang hasil pengawasan/evaluasi oleh Badan POM terhadap produk pangan halal yang beredar di masyarakat.
Ada 2 masalah utama terkait hasil pengawasan, yaitu (1) pencantuman logo halal pada label tetapi belum mendapatkan sertifikasi halal dan (2) sudah mendapatkan setifikat halal tetapi belum mendaftarkan ke Badan POM untuk pencantuman pada label.
Pada 25 September 2013, materi disampaikan oleh Drs. Masdriansyah (Kementerian Agama Kantor Kota Kupang) dengan topik Sistem produksi halal dan Dra. Hj. Ening Murtiningsih (Kementerian Agama Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur) memberikan materi tentang Prosedur Sertifikasi dan Label Halal.
Pada sesi akhir, dilakukan diskusi dan peserta mengharapkan Badan POM dapat menjamin keamanan dan kehalalan produk sehingga memberikan rasa aman kepada konsumen terhadap produk yang akan dikonsumsi.
Balai POM di Kupang