Pameran pembangunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi NTT telah berakhir pada Rabu, 21 Agustus 2013, dan Balai POM di Kupang masih tetap eksis hadir di tengah masyarakat untuk memberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE). Pameran di hari terakhir ini mengusung tema Baca Label Sebelum Membeli. Informasi ini sangat penting diberikan mengingat pangan merupakan kebutuhan pokok manusia dan masyarakat selalu membutuhkan pangan yang telah dikemas. Diharapkan masyarakat menjadi konsumen cerdas dalam memilih produk pangan yang dikemas dan cermat melihat tujuh informasi yang harus tercantum pada label sebelum mereka membeli produk tersebut.Masyarakat sangat membutuhkan informasi seputar obat dan makanan, khususnya pengetahuan tentang label pangan. Mereka bertanya bagaimana bila ternyata ditemukan pangan yang rusak padahal belum kedaluwarsa, apakah boleh membeli pangan lokal yang tidak memiliki nomor izin produk, bagaimana cara memperoleh izin untuk pendaftaran produk pangan yang dibuat sendiri, dan beberapa pertanyaan lain yang menggugah rasa penasaran mereka.
Selain memberikan edukasi seputar label pangan, petugas Balai POM di Kupang (Etni Ira Risva Banunu, Bidasari, Rosa Endang Setiyaati, dan Elly Rahmawati), juga menjawab pertanyaan-pertanyaan pengunjung seputar penggunaan kosmetik, bahan tambahan pangan (BTP), obat palsu, dan obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat (BKO).
Di arena pameran, Balai POM di Kupang menyediakan spanduk Keluarga POMPI agar pengunjung dapat berfoto bersama dan mereka sangat antusias menunggu giliran untuk difoto. Momen berfoto bersama ini menarik minat pengunjung mengingat stan pameran lain tidak ada yang membuat spanduk seperti itu. Ini adalah bentuk advokasi yang mudah diingat.
Pameran telah berakhir di penghujung waktu, namun peran dan kinerja Balai POM di Kupang sesungguhnya harus tetap dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat dan kerjasama dengan para stake holder harus tetap terjalin. Diharapkan dengan kegiatan KIE melalui pameran ini, masyarakat menjadi konsumen cerdas dan lebih cermat memilih produk yang akan digunakan sehingga dapat melindungi diri sendiri dari obat dan makanan yang beresiko terhadap kesehatan.
Balai POM di Kupang