Parodi GN WOMI, Satu Tindakan untuk Masa Depan

02-12-2013 Kupang Dilihat 2369 kali

Sejak pukul 08.00 WITA, siswa SMP-SMA dan sederajat bersama guru pendamping melakukan registrasi di Aula Eltari, Kantor Gubernur Provinsi NTT. Kedatangan para siswa dan guru tersebut dalam rangka mengikuti acara Gerakan Nasional Waspada Obat dan Makanan Ilegal (GN WOMI) “Peduli Obat dan Makanan Legal” dengan tagline: Satu Tindakan untuk Masa Depan (Baca Label Sebelum Membeli). Kegiatan ini untuk mendukung generasi muda menjadi generasi emas NTT 2013 yang bermutu dan berkualitas karena anak-anak merupakan generasi penerus bangsa di masa depan.

 

Acara dimulai dengan ucapan selamat datang oleh MC (Aki Kalla), doa bersama (Pesta Sibarani), dilanjutkan laporan ketua panitia (Yoseph Nahak), sambutan Kepala Balai POM di Kupang (Ruth Diana Laiskodat), sambutan tokoh masyarakat yang juga anggota Komisi IX DPR RI (Anita J. Gah), sambutan Kepala Dinas pemuda dan Olahraga Kota Kupang (Drs. Lerhans. A. Ledoh) sekaligus membuka acara. Sebelum acara Parodi, Lagu Mars Badan POM dan Lagu POMPI dibawakan oleh Paduan Suara Mazmur Koral.

 

Parodi pertama tentang Kosmetik Ilegal dan Efek Sampingnya (Sanggar Akar). Dilanjutkan dengan talk show dengan topik yang sama dengan narasumber Ruth Diana Laiskodat, S, Si., Apt., MM (Kepala Balai POM di Kupang),  dr. Marsayutum (dari RS Bhayangkara), Anita, Y. Gah, SE (Komisi IX DPR RI) dimoderatori Cris Mboeik (Redaktur Koran Harian Victory News). Diberikan pula kesempatan kepada siswa untuk berdiskusi dengan narasumber. Selanjutnya, ada Parodi Babak II tentang Obat Tradisional Berbahan Kimia Obat (OT BKO) dan Babak III tentang Penyalahgunaan Obat. Acara dilanjutkan dengan talk show dengan penambahan narasumber dari Ketua Ikatan Apoteker Indonesia Provinsi NTT (Yoseph Nahak). Pada sesi diskusi, empat audiens menyampaikan pertanyaan kepada narasumber.

 

Acara dilanjutkan dengan penyerahan hadiah bagi Juara Lomba Melukis Keamanan Pangan Tingkat SMP (oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Kupang), Lomba membuat Poster Keamanan Pangan Tingkat SMA (Anggota Komisi IX DPR RI oleh Ibu Anita J. Gah), dan Lomba Penyuluhan Keamanan Pangan Tingkat SMA (oleh Duta pangan Lokal provinsi NTT, Corollaine Arjon).

 

Acara diliput oleh media cetak dan elektronik, dengan harapan masyarakat luas yang tidak hadir secara langsung dapat memahami program ini. Harapannya, informasi peduli obat dan makanan legal dipahami oleh masyarakat sehingga dapat memutuskan rantai obat dan makanan ilegal; masyarakat tidak ingin membeli produk ilegal karena telah menjadi konsumen cerdas dalam memilih produk obat dan makanan.

 

Balai POM di Kupang

Sarana