Boawae - Rabu (30/10/2024), Balai POM di Kupang bersama Petugas Pengelola Pasar Rabu melakukan sampling dan pengujian mikrobiologi tahap II di Pasar Rakyat Rabu, Boawae. Pasar Rabu dikategorikan pasar tipe C dan beroperasi setiap hari rabu di Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo. Kegiatan sampling dan pengujian ini merupakan langkah penting dalam memastikan keamanan dan kualitas pangan bagi masyarakat setempat.
Camat Boawae, Vitalis Bai, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini. “Terima kasih kepada BPOM Kupang yang sudah datang hari ini. Saya mendukung program ini dan berharap nantinya kami juga melakukan pengawasan keamanan pangan di pasar secara mandiri. Hari ini saya mendapatkan laporan akan dilakukan sampling dan pengujian produk. Teman – teman pengelola pasar juga sudah melakukan sampling dan pengujian kimia. Jika menemukan bahan berbahaya baik kimia atau mikrobiologi, mohon dilaporkan ke kami,” ujar Vitalis.
Sejumlah 55 sampel telah diuji dengan parameter pengujian kimia. Kesemua sampel tersebut dilakukan pengambilan sampel (sampling) dalam dua tahap oleh petugas pengelola pasar. Selain itu, petugas Balai POM Kupang melakukan sampling terhadap 5 sampel yang akan diuji dengan parameter pengujian mikrobiologi.
Pada kesempatan yang sama, Mega Desrani Nasution, selaku Pengawas Farmasi dan Makanan Balai POM Kupang, melakukan pendampingan sampling terhadap 5 sampel yang akan diuji dengan parameter pengujian mikrobiologi. Mega juga menyampaikan tujuan pengambilan sampel kepada pedagang yang disampling. “Sampel yang kami sampling ini akan kami uji di Laboratorium Mikrobiologi Balai POM di Kupang untuk memastikan keamanannya, Ibu tidak perlu khawatir. Jika menggunakan air yang dimasak, mengolahnya aman, higienitasnya terjaga, produk ibu pasti aman. Gunakan selalu air yang dimasak untuk membuat es batu. Jika pun harus beli, pastikan yang jual membuat es batu dengan air yang dimasak. Sehingga ibu juga dapat memastikan produk yang ibu jual aman untuk dikonsumsi,” pesan Mega kepada pedagang pasar.
Di akhir kegiatan, Martinus Ule, petugas pengelola pasar, menyampaikan harapan agar pendampingan dari BPOM dapat terus berlanjut demi keamanan pangan di Pasar Rabu. “Kami berharap kegiatan ini terus berkelanjutan. Ini kegiatan bagus. Pasar Rabu didatangi pedagang dari berbagai tempat sehingga kami juga bisa mengawasi pasar, agar ke depannya tidak ada yang menjual pangan yang berbahaya. Jadi BPOM jangan langsung melepas kami,” ujar Martinus.
Melalui kegiatan sampling dan pengujian ini, diharapkan Pasar Rabu menjadi pasar pangan aman, bebas cemaran kimia maupun mikrobiologi. Rapid test kit 4 bahan berbahaya yang masih ada digunakan sebelum kedaluwarsa. Disarankan agar tahun depan mengajukan pengadaan rapid test kit sehingga pengawasan di pasar berjalan optimal.
Balai POM di Kupang