Pawai Bertajuk Sail Komodo dan Tupoksi Badan POM

22-08-2013 Kupang Dilihat 2097 kali

Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-68, dilakukan serangkaian kegiatan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, di antaranya Pawai Pembangunan yang diadakan pada 20 Agustus 2013. Sebagai panitia pelaksana kegiatan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi NTT, bertugas mengkoordinasikan SKPD/instansi peserta pawai pembangunan sesuai pembagian peran yang telah ditetapkan. Balai POM di Kupang turut ambil bagian dalam pawai tersebut dan mendapatkan nomor urut 168 dari 185 peserta yang mengikuti pawai. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (Frans Lebu Raya). Start dimulai dari depan Rumah Jabatan Gubernur NTT dan berakhir di Stadion Lasitarda, Oesapa, Kota Kupang.

Sesuai tugas, pokok, dan fungsinya, Balai POM di Kupang menampilkan slogan “Waspada Obat dan Makanan Ilegal” (mendukung GN WOMI) dan kantin sekolah sehat untuk mendukung Aksi Nasional Pangan Jajanan Anak Sekolah (AN PJAS). Selain itu, Balai POM juga mendukung kegiatan Sail Komodo untuk mempromosikan NTT sebagai destinasi utama pariwisata nasional dan internasional. Kehadiran boneka POMPI (diperankan Daniel Benu) dan botol sirup merah dengan pesan 7 syarat label (diperankan Emanuel Piran) semakin menyemarakkan suasana kemeriahan pawai. Terlihat dari usia muda sampai tua, anak-anak sampai orang tua sangat antusias ketika POMPI menyapa mereka dan mereka sangat ingin lebih dekat dan akrab dengan POMPI.

Petugas Seksi Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen (Etni Ira Risva Banunu dan Rosa Endang Setiyaati) memberikan edukasi kepada masyarakat di sepanjang jalan yang dilewati, memperkenalkan mobil laboratorium keliling (mobling), serta tak lupa membagikan pin Sail Komodo juga brosur berisi pesan keamanan pangan, obat, obat tradisional, dan kosmetik. Petugas dari seksi pengujian (Pesta SP Sibarani, Elly Rahmawati, Benny Hendrawan, dan I Wayan Aristana) melakukan demo rapid test kit terhadap bahan berbahaya yang terkandung dalam pangan jajanan.

Waktu beranjak semakin malam dan rombongan pawai satu persatu menuju garis finish. Walaupun telah sampai di titik akhir, semangat petugas untuk menjadi penyebar informasi obat dan makanan tetap selalu berkobar demi mewujudkan visi dan misi melindungi masyarakat dari obat dan makanan yang berisiko terhadap kesehatan.

Jayalah Indonesiaku, Jayalah Badan POM Republik Indonesia.

Balai POM di Kupang

Sarana