Tugas dan tanggung jawab pengawasan yang harus dilakukan oleh Balai POM di Kupang semakin luas dan kompleks seiring perubahan lingkungan strategis yang semakin dinamis serta sulit diprediksi. Disadari bahwa keberhasilan pengawasan obat dan makanan bergantung pula pada networking dengan instansi lain. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang lebih efektif dan terus-menerus dengan seluruh komponen bangsa ini, di antaranya melalui nota kesepahaman (memorandum of understanding).
Kabupaten Sabu Raijua merupakan salah satu kabupaten yang cukup sulit diakses. Untuk menjangkaunya, lazimnya orang-orang menggunakan transportasi laut satu atau dua kali sepekan. Ada alternatif lain yang lebih mudah tapi cukup mendebarkan, yakni menggunakan angkutan udara. Saat ini, hanya ada satu jenis pesawat yang melayani rute Kupang-Sabu Raijua: Cessna C208B Grand Caravan, pesawat perintis berkapasitas 12 penumpang. Meski demikian, kabupaten yang masih sangat muda ini (berdiri tahun 2008) giat berbenah, salah satunya dalam aspek pengawasan obat dan makanan.
Pada Selasa, 18 Juni 2013, Kepala Balai POM di Kupang menandatangani Nota Kesepahaman tentang Pengawasan Obat dan Makanan Terpadu bersama Wakil Bupati Kabupaten Sabu Raijua. Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menyambut baik penandatangan nota kesepahaman ini. Turut hadir dalam acara ini, jajaran SKPD, TNI-Polri, serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Sabu Raijua. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kabupaten Sabu Raijua, Nikodemus N. Rihi Heke, menekankan pentingnya sinergi dalam pengawasan obat dan makanan karena kontribusinya yang amat vital terhadap kesehatan masyarakat.
Selain itu, dilakukan pula penandatangan nota kesepahaman bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Sabu Raijua meliputi: 1) Pengawasan Sarana Produksi, Sarana Distribusi, dan Sarana Pelayanan, serta Mutu Obat, Obat Tradisional, Kosmetika, dan Produk Komplemen; 2) Penguatan Jejaring Pengawasan Keamanan Pangan Terpadu; 3) Pembinaan dan Sertifikasi Produk Pangan Industri Rumah Tangga. Penandatangan ini diliput oleh media lokal Harian Victory News, Timor Express serta Radio Suara Musafir.
Balai POM di Kupang