Pendampingan UMKM di Kabupaten Kupang: Meningkatkan Kualitas dan Akses Pemasaran

20-12-2024 Kupang Dilihat 408 kali

Oelamasi - Tim Sertifikasi Balai POM Kupang baru-baru ini melakukan kunjungan ke sejumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kupang, tepatnya di beberapa desa di Kecamatan Amabi Oefeto, seperti Noelbaki, Bolok, Oebelo, Matani, dan Desa Kaerani. Kunjungan ini dilakukan pada Senin, Selasa dan Kamis (16, 17, 19/12/2024) dengan tujuan untuk memberikan pendampingan dan informasi terkait pentingnya sertifikasi sarana usaha serta cara mendapatkan nomor izin edar produk.

Dari hasil kunjungan, terungkap bahwa hampir semua UMKM yang dikunjungi masih kekurangan informasi mengenai perizinan dan akses pemasaran produk. Selain itu, sebagian besar dari mereka juga belum memenuhi standar yang diperlukan untuk mendapatkan sertifikasi sarana yang sesuai. Meskipun demikian, kegiatan pendampingan ini memberikan harapan baru bagi para pelaku UMKM untuk memperbaiki dan mengembangkan usaha mereka agar lebih berdaya saing.

Salah satu kunjungan yang paling berkesan adalah ke UMKM Tafena Kuan, yang terletak di Desa Klesao-Oemolo, Desa Kairane, Kecamatan Amabi Oefeto. UMKM yang bergerak di bidang pengolahan susu jagung ini memiliki produk yang sangat unik dan khas. Keunikan produk Tafena Kuan terletak pada bahan baku yang digunakan, yakni jagung yang ditanam oleh warga setempat. UMKM ini tidak hanya berfokus pada produksi susu jagung, tetapi juga berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat lokal, khususnya perempuan desa, melalui pelatihan dan pengolahan jagung sebagai bahan pangan olahan.

Yayasan Sheep Indonesia, yang berperan sebagai fasilitator dalam pendampingan Tafena Kuan, juga turut berkontribusi dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kedaulatan pangan lokal. Filosofi Tafena Kuan, yang berarti “membangun kampung,” menekankan pemberdayaan masyarakat untuk mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai yang bisa dipasarkan ke luar daerah, sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.

Meskipun banyak tantangan yang dihadapi oleh para UMKM, terutama terkait dengan minimnya informasi dan akses pasar, tim pendampingan yakin bahwa dengan membangun kolaborasi yang baik antara UMKM dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pemberdayaan ekonomi lokal, solusi terbaik dapat ditemukan. Dukungan bersama akan menjadi kunci sukses bagi UMKM di Kabupaten Kupang untuk berkembang dan meningkatkan daya saing mereka di pasar yang lebih luas.

Pendampingan ini menjadi salah satu langkah awal yang positif bagi UMKM di Kabupaten Kupang untuk tumbuh dan berkembang dengan lebih baik.

Bersama membangun bangsa dari kampung, tafena kuan.

 

Sarana