Pengawasan Makanan dalam Rangka Bulan Ramadan di Kota Kupang

11-07-2013 Kupang Dilihat 2477 kali

Banyak penjual dadakan pada bulan puasa di Kota Kupang (biasa disebut dengan jajan airmata) menjual berbagai jenis makanan, mulai dari aneka kue, kudapan, kolak, es cendol, es buah, lampar, dan kalesong (nasi yang diberi santan dibungkus daun kelapa muda), sampai lauk, seperti ikan bakar, udang goreng, dan sambal goreng. Pusat jajanan siap saji yang berlokasi di jalan Soekarno Kelurahan Lai Lai Besi Kopan (LLBK), Kecamatan Kota Lama menjadi sangat ramai mulai sore hari oleh banyaknya pembeli.

Rabu 10 Juli 2013, pukul 15.00, mobil laboratorium Balai POM di Kupang dengan tim pertama terdiri 6 orang (Etni I.R. Banunu, S.Si; Noh Haumeni, SH.; Pesta S.P Sibarani, S.Farm., Apt; Widiya Pusparani, S.Si; Laili Maftuhah, S.Farm., Apt; Maxi Lenga) melakukan pengambilan sampel dan pengujian empat bahan berbahaya langsung di lokasi tempat berjualan. Petugas Seksi Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen BPOM Kupang melakukan pembinaan kepada para penjual dan pembeli yang ingin membeli jajanan. Ini sangat menarik perhatian masyarakat karena mobil laboratorium baru yang merupakan bantuan dari Badan POM RI kepada Balai POM di Kupang di parkir ditempat yang sangat strategis, yang mudah dilihat dan dikunjungi masyarakat bila membutuhkan informasi tentang yang dikerjakan Balai POM.

Jajanan yang diperiksa berjumlah 37 jenis dan didapati 1 jenis yang mengandung Rhodamin B atau pewarna merah yang dilarang pada makanan. Penjual diberikan pembinaan dan alasan kenapa pewarna ini dilarang. Juga diberikan brosur “Hati-hati Bahan Berbahya pada Makanan” dan “Teliti Sebelum Membeli”. Intensifikasi mobil laboratorium akan dilanjutkan besok untuk lokasi penjualan makanan puasa lain. Kegitan ini diliput media AFB TV dan koran lokal Victory News. Kepala Balai POM di Kupang (Ruth Diana Laiskodat) memberikan informasi kepada media tentang maksud pengujian empat bahan berbahaya agar masyarakat terlindung dari produk makanan olahan buka puasa yang dijual selama bulan Ramadan, juga memberikan pembinaan kepada beberapa pejual jajanan.

Balai POM di Kupang

Sarana