Pengawasan PJAS Melalui Operasional Mobling oleh Pos POM Ende di Mbay

22-02-2014 Kupang Dilihat 1684 kali

Komunikasi, informasi, dan edukasi berkaitan dengan obat dan makanan tidak hanya diberikan kepada orang-orang dewasa, tetapi kepada anak-anak usia sekolah dasar perlu mendapat perhatian serius. Mengawali  2014, Balai POM di Kupang melalui Pos POM Ende  telah melaksanakan Pengawasan PJAS melalui operasional Mobil Laboratorium Keliling dan sosialisasi keamanan PJAS menggunakan panggung boneka POMPI di Mbay Kabupaten Nagekeo.

 

Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari. Pada 20 Februari 2014 bertempat di SDK Santa Theresia Mbay (Intervensi B) dengan peserta 101 siswa dan 9 guru serta 2 penjual PJAS; selain itu, pada hari yang sama juga dilaksanakan kegiatan pada 5 SD lainnya (intervensi C pada MIS Al Hikmah Mbay, dll). Pada 21 Februari 2014, kegiatan dilaksanakan di SDK Boamaso (intervensi B) dengan jumlah peserta 113 siswa dan 8 guru. Kesempatan juga diperoleh 3 SD lainnya (SDI Ame Aba, dll) pada tanggal tersebut untuk intervensi C. Hadir pula pendamping dari Dinas PPO, Dinas Kesehatan, Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian, serta Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi Kabupaten Nagekeo.

 

Acara diawali dengan sambutan Kepala Balai POM di Kupang yang disampaikan oleh Tamran Ismail, S.Si.,MP (Kepala Pos POM di Ende), diikuti oleh sambutan Kepala Sekolah setempat. Pada prinsipnya, mereka berterima kasih karena mendapatkan kesempatan untuk menimba ilmu tentang PJAS karena akan berpengaruh terhadap perkembangan anak sebagai generasi penerus. Setelah sambutan, dilakukan penyerahan bahan promosi berupa leaflet dan CD kepada kedua SD. Ungkapan sedikit kecewa disampaikan oleh beberapa kepala sekolah yang hanya mendapatkan intervensi C. Mereka mengharapkan agar sekolahnya menjadi prioritas untuk intervensi B pada waktu berikutnya karena mereka tidak mungkin menyampaikan informasi tentang keamanan PJAS kepada siswa secara efektif dan mendetail.

Sosialisasi Keamanan PJAS dipimpin oleh Tamran Ismail, dimulai dengan menyanyikan lagu POMPI, dilanjutkan dengan sandiwara Boneka POMPI dan pemutaran Film Akibat Salah Makan. Demo pengujian cepat menggunakan rapid test kit terhadap PJAS di kantin maupun sekitar sekolah dilakukan oleh tim penguji Pos POM Ende, Bertiana S. Ngai, S.Si dan Khairrunisa, AMd. TEM dan hasil pengujian terhadap 10 sampel semuanya negatif terhadap 4 bahan berbahaya, yaitu boraks, rhodamin B, methanil yellow, dan formalin.

 

Kegiatan diakhiri dengan kuis berhadiah dan diberikan kepada 10 siswa yang mampu menjawab dengan tepat pertanyaan yang diajukan.

Sarana