Analisa risiko dilakukan Tim Learning Organization (LO) dari masing-masing seksi di Balai POM di Kupang. Senin, 13 Januari 2014 bertempat di Aula Nembrala BPOM Kupang, seluruh pegawai Balai POM di Kupang belajar tentang Penilaian Risiko. Acara dimulai dengan salam pembuka oleh MC, dilanjutkan dengan arahan Kepala Balai POM di Kupang (Ruth Diana Laiskodat, S.Si., Apt., MM). Dalam arahannya, dikatakan bahwa karena pentingnya SPIP maka kita perlu sama-sama belajar. Presentasi teori dilanjutkan dengan penilaian risiko oleh masing-masing seksi sesuai yang dihadapi dalam melaksanakan tugas pokok. Salah satu dari 5 (lima) unsur SPIP adalah penilaian risiko.
Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi “Identifikasi Risiko” oleh Tim Satgas SPIP Balai POM di Kupang (Drs. Yoseph Nahak, Apt., M.Kes); ditekankan bahwa risiko internal dan eksternal dapat memengaruhi keberhasilan pencapaian tujuan dengan contoh format dan definisi operasional. Materi berikutnya mengenai unsur kedua penilaian risiko: “Analisa Risiko”, disampaikan oleh Kepala Balai POM di Kupang; dibahas probality kejadian dan dampak dari yang sangat tinggi sampai ke rendah. Berdasarkan analisis risiko tersebut, dilakukan respon atas risiko dan dibangun kegiatan pengendalian yang tepat, efektif, dan pemantauan dilakukan terus-menerus berkesinambungan. Disampaikan juga beberapa contoh cara analisa risiko agar diketahui oleh seluruh staf.
Selanjutnya, masing-masing seksi membahas penilaian risiko, mulai dari identifikasi masalah, analisis masalah, menguji penyebab dan dampak, dan mengusahakan tindakan preventif. Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2008 tentang SPIP dengan unsur penilaian risiko mengharuskan komitmen pelaksanaan harus dilakukan oleh pemimpin dan seluruh pegawai.
Rabu, 15 Januari 2014, masing-masing Kepala Seksi mempresentasikan hasil diskusi tentang analisis risiko dan peserta dari seksi yang lain mengusulkan penyempurnaan analisa risiko yang bisa dilakukan untuk mencegah dampak, apalagi yang dampaknya dapat meluas menjadi suatu masalah. Harapannya, SPIP yang dilakukan dapat meningkatkan pelayanan prima terhadap masyarakat.
Balai POM di Kupang