Pada Senin, 30 Desember 2013, seluruh pegawai Balai POM di Kupang mengikuti pembelajaran tentang perencanaan pelaksanaan anggaran bertempat di aula Balai POM di Kupang. Kompetensi pegawai Balai POM perlu ditingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin hari semakin meningkat.
Acara dimulai dengan doa bersama dan arahan Kepala Balai POM di Kupang (Ruth Diana Laiskodat). Dalam arahannya, disampaikan bahwa seluruh pegawai harus meningkatkan kemampuan dalam perencanaan anggaran, menyampaikan informasi, serta penyuluhan obat dan makanan. Hasil pelaksanaan pengawasan obat dan makanan yang dilakukan harus dapat dikomunikasikan kepada masyarakat dan berhasil guna bagi masyarakat.
Acara dilanjutkan penyampaian materi. Narasumber pertama menyampaikan tentang Penyusunan Anggaran oleh Drs. Sali Markus. Apt. Dalam penyampaiannya, dikatakan bahwa walaupun perencanaan kegiatan sangat bagus tetapi pelaksanaan harus bertahap dan evaluasi dilakukan secara periodik; evaluasi sangatlah penting; perencanaan harus melibatkan semua staf; adanya komunikasi dan komitmen membuat perencanaan akan semakin baik.
Narasumber kedua adalah Pemred Koran Harian Victory News (Ir. Kris Mbuik), menyampaikan materi tentang Teknik Menulis di Media Cetak, bagaimana menulis opini agar masyarakat dapat mengetahui secara baik informasi yang disampaikan tentang pengawasan obat dan makanan. Masing-masing media, baik cetak dan elektronik masing-masing mempunyai segmen masyarakat tersendiri sehingga target yang akan menjadi sasaran harus disesuaikan; penulis harus memilih tata bahasa sesuai segmen masyarakat.
Narasumber ketiga menyampaikan Teknik Presentasi dan Bagaimana Menjadi Pembawa Acara yang Baik (Mieke Bulan Francis, SH). Disampaikan bahwa pembawa acara harus mempunyai pengetahuan yang cukup tentang Kementerian atau lembaga yang melakukan acara, penampilan, dan vokal yang baik; tempat duduk masing-masing pejabat harus diatur sesuai pangkat dan sebagai apa pada acara tersebut. Harus dibedakan antara acara resmi dan acara tidak resmi; mengucapkan sapaan tidak boleh berlebihan dan tidak boleh menyinggung perasaan yang hadir. Seorang pembawa acara harus mampu menguasai situasi, disiplin, peka terhadap kondisi, menguasai materi, bahasa tubuh tidak boleh berlebihan, dan berbusana sesuai materi acara. Yang paling penting, pembawa acara harus hadir 1 jam sebelumnya guna melakukan pengecekan sound system, ruangan atau panggung walaupun sudah melakukan gladi sebelum acara. Pembawa acara memegang peranan penting dan berhasil atau tidaknya suatu acara.
Balai POM di Kupang