Peningkatan Pelayanan Publik yang Lebih Baik

08-02-2013 Kupang Dilihat 2131 kali

Dalam menerapkan Open Government dengan subdimensi partisipati, Badan POM selalu responsif, melibatkan dan memberdayakan masyarakat. Pada Kamis, 7 Pebruari 2013, di ruang kerja Direktur Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan, Kepala Balai POM (BPOM) di Kupang, Ruth Diana Laiskodat, S.Si., Apt., MM. berkoordinasi dengan Drs. Jefrin Sambara. Apt, M.Si. tentang kerjasama dengan Balai POM dalam rangka kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Direktur Poltekes didampingi Kepala Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Ni Nyoman Yuliani, S.Farm., M.Si.) dan Pembantu Direktur 3 (Beatrix Soi,S.ST, M.Kes.).

Bentuk kerjasama disepakati untuk mahasiswa yang melakukan praktik kerja lapangan akan mendapatkan beberapa materi tentang isu terkini tentang obat, makanan, obat tradisional, kosmetik, dan suplemen pangan, juga Pangan Jajanan Anak Sekolah, perijinan pangan olahan, baik makanan MD maupun P-IRTP.

Mahasiswa dapat berperan sebagai penyambung informasi antara Balai POM dengan masyarakat. Mahasiswa poltekes 6 jurusan sebanyak 3000 merupakan jumlah yang cukup banyak untuk diedukasi tentang kegiatan pengawasan obat dan makanan guna menunjang pelayanan publik kepada masyarakat agar masyarakat terlindungi dari obat dan makanan yang berisiko terhadap kesehatan. Penelitian bahan berbahaya pada makanan untuk mahasiswa farmasi yang menyelesaikan tugas aktif sering menggunakan laboratorium sebagai pihak ke-3. Ke depan, akan dibuat upaya yang lebih meningkat lagi agar mahasiswa politeknik dan Balai POM bisa saling bekerja sama dengan baik.

BPOM di Kupang

Sarana