Minggu, 25 Agustus 2013, Balai POM di Kupang diundang menjadi narasumber di Gereja HKBP di Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang. Selaku narasumber, Kepala Balai POM di Kupang (Ruth Diana Laiskodat) dan staf Seksi Serlik (Rosa Endang Setyaati). Materi yang diminta adalah Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) dan Napza dengan audiens anak, remaja, dan orang tua. Jam 12.00 WITA penyuluhan mulai dilaksanakan, berakhir jam 14.00 WITA.
Setelah penyuluhan, diberikan kesempatan untuk berdiskusi. Pertanyaan yang disampaikan adalah apakah pasien yang minum obat maag boleh minum beralkohol, mengapa ada kosmetik yang palsu, apakah mie instan berisiko bagi anak-anak kalau dikonsumsi setiap hari, apakah cara mengolah mie instan harus dibuang air rebusan pertamanya, apa yang menyebabkan seseorang terkena cacing pita, apakah wajib minum obat cacing setiap 6 bulan, dll.
Setelah selesai melakukan penyuluhan, Kepala Balai POM di Kupang memberikan beberapa jenis bahan promosi seperti brosur, gimmick (gelas, pin, gantungan kunci), dan gelas promosi PJAS kepada pendeta agar bisa dilanjutkan kepada jemaat di setiap kesempatan. Melalui kepedulian beberapa pihak di masyarakat seperti ini, diharapkan makin banyak masyarakat yang peduli obat dan makanan yang aman serta bermutu, dan masyarakat dapat menjadi konsumen cerdas pada saat memutuskan pilihan terhadap obat dan makanan yang dibutuhkan.
Balai POM di Kupang