Perkuat Implementasi MBG, BBPOM Kupang Beri Edukasi Keamanan Pangan kepada Siswa SD Inpres Oenasi

17-11-2025 Kupang Dilihat 161 kali

So’e — Kamis (13/11/2025), Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Kupang melaksanakan kegiatan Sosialisasi Keamanan Pangan di SD Inpres Oenasi, Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Kegiatan yang dihadiri seluruh siswa dan guru ini digelar dalam rangka mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya meningkatkan kesehatan dan status gizi peserta didik melalui konsumsi pangan yang aman dan bermutu.

Dalam sambutannya, Kepala SD Inpres Oenasi, Penina H. Patola, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan BPOM. “Kami sangat senang dengan kehadiran BPOM di sekolah kami. Kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi guru dan siswa tentang pentingnya keamanan pangan. Edukasi seperti ini sangat kami butuhkan untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan lebih baik dan aman bagi anak-anak kami,” ujarnya.

Pada kegiatan tersebut, petugas BBPOM Kupang memberikan penjelasan mengenai 5 Kunci Memilih Pangan yang Aman dan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, Kedaluwarsa). Materi disampaikan oleh Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda, Rosa Endang Setiyaati, dengan metode penyampaian yang sederhana dan menarik sehingga mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.

Siswa juga diajak memahami risiko kontaminasi pangan serta pentingnya memilih jajanan yang aman di lingkungan sekolah. “Pangan bergizi tidak akan memberikan manfaat jika tidak aman. Pangan yang tercemar, diolah secara tidak higienis, atau disimpan pada kondisi yang tidak tepat dapat menimbulkan bahaya seperti diare hingga keracunan. Karena itu, anak-anak harus ingat pangan disebut aman jika bebas dari tiga bahaya: bahaya kimia seperti boraks dan formalin, bahaya biologi seperti bakteri atau kuman, serta bahaya fisik seperti kerikil yang ditemukan pada nasi. Anak – anak juga ingat, sebelum mengonsumsi MBG, cuci tangan sebelum makan, perhatikan dulu omprengnya bersih atau tidak, makanannya masih bagus, dan masih layak untuk konsumsi,” jelas Rosa.

Selain sosialisasi, petugas juga melakukan sampling jajanan yang dijual di kantin sekolah untuk memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi siswa.

Guru-guru SD Inpres Oenasi menyambut baik kegiatan ini dan menilai materi yang diberikan sangat relevan, terutama dalam memastikan pelaksanaan Program MBG berlangsung aman dan berkualitas. Antusiasme siswa terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab dan diskusi.

Melalui sinergi antara BPOM, sekolah, dan pemerintah daerah, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat implementasi Program Makan Bergizi Gratis serta membentuk generasi yang lebih sehat, cerdas, dan peduli terhadap keamanan pangan.

Balai Besar POM di Kupang

Sarana