Sosialisasi Keamanan Pangan Jajan Anak Sekolah menggunakan boneka POMPI tahun 2013 kembali diselenggarakan di Kabupaten Belu. Sasaran kali ini adalah 6 (enam) sekolah dasar yang berada di Atambua, yaitu SD Katolik Motabuik (127 siswa), SD Inpres Tini (86 siswa), SD Katolik Nela (82 siswa), SD Inpres Nufuak (82 siswa), SD Inpres Tenubot (95 siswa), dan SD Inpres Tenukiik (75 siswa). Kegiatan ini berlangsung dari 17-20 Juni 2013 dengan melibatkan lintas sektor dari Dinas Kesehatan serta Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Belu.
Pada hari keempat, sosialisasi dihadiri narasumber Balai POM di Kupang (Drs. Yoseph Nahak, Apt. M.Kes dan Elisabeth Kurniawati, SSi, Apt.) beserta narasumber Biro Perencanaan dan Keuangan Badan POM RI (Ibu Dewi Marya Achmad, SSi, Apt. dan Bapak Kurniawan Norat,) yang sedang melakukan supervisi ke POS POM Atambua. Adapun rangkaian kegiatan yang dilakukan adalah penyampaian materi “5 Kunci Keamanan Pangan”, Demonstrasi Pengujian Keamanan Pangan Jajanan yang dijual di sekitar sekolah menggunakan Rapid Test Kit, panggung boneka POMPI, serta pemutaran film "Akibat Salah Makan" .
Drs. Yafet Rampo, Apt., selaku Koordinator POS POM Atambua bertindak menyampaikan materi 5 Kunci Keamanan Pangan; Anita Budi Mulyasih, S.Far, Apt. selaku pembawa acara, Ni Ketut Wuriandari, S.Farm., Apt. dibantu Frino Manek, Amd. melakukan demonstrasi pengujian secara cepat 4 bahan berbahaya (formalin, boraks, rhodamin b, methanil yellow) menggunakan rapid test kit terhadap sampel pangan jajanan yang ada di sekitar sekolah. Acara ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah, siswa, penjual jajan, dan orang tua. Siswa sangat antusias dalam menjawab kuis yang diadakan panitia. Kuis menjadi parameter apakah materi yang disampaikan diterima secara baik atau tidak oleh siswa.
Balai POM di Kupang